Jenis-Jenis dan Fungsi Kata Penghubung dalam Pelajaran Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam pelajaran bahasa Indonesia, ada banyak materi yang akan dibahas. Salah satunya adalah tentang pengertian serta fungsi kata penghubung. Kata penghubung merupakan materi yang penting untuk dipahami.
Hal itu karena untuk membuat kalimat sesuai dengan tata bahasa yang baik, dibutuhkan penggunaan kata penghubung yang tepat. Sayangnya masih banyak orang yang menggunakan kata penghubung yang tidak tepat.
Jenis-Jenis Kata Penghubung dalam Bahasa Indonesia
Istilah kata penghubung sudah tidak asing lagi untuk didengar. Kata penghubung merupakan salah satu materi penting dalam pelajaran bahasa Indonesia. Kata penghubung digunakan dalam berbagai jenis teks.
Dikutip dari buku EYD & Seputar Kebahasa Indonesiaan, Waridah (2008), kata penghubung adalah kata tugas yang menghubungkan dua klausa, kalimat, atau paragraf. Kata penghubung juga sering disebut sebagai konjungsi atau kata sambung.
Terdapat lima jenis kata penghubung, yaitu korelatif, subordinatif, koordinatif, antarkalimat, dan antarparagraf. Berikut penjelasan jenis-jenis kata penghubung.
1. Kata Penghubung Koordinatif
Kata penghubung koordinatif merupakan suatu kata yang digunakan untuk menggabungkan antara dua klausa yang setara. Maka dari itu, kata penghubung ini akan menghasilkan kalimat majemuk setara. Contoh kata penghubung koordinatif antara lain:
Dan
Dari
Serta
Melainkan
Padahal
Sedangkan
Tetapi
Atau
2. Kata Penghubung Subordinatif
Kata penghubung ini menggabungkan antara dua klausa ataupun lebih yang hubungannya bertingkat. Maka dari itu, kata penghubung subordinatif akan menghasilkan kalimat majemuk bertingkat. Contohnya antara lain:
Dengan
Bahwa
Sehingga, makanya, sampai-sampai
Agar, biat, supaya
Jika, bila, manakala, jikalau
Biarpun, sekalipun, meskipun
3. Kata Penghubung Korelatif
Kata penghubung korelatif menghubungkan antara dua frasa, kalausa, atau kata yang fungsi sintaksisnya sama. Contohnya antara lain:
Tidak hanya… tetapi juga…,
Jangankan… pun…,
Bukannya… melainkan…,
4. Kata Penghubung Antarkalimat
Kata penghubung ini menggabungkan antara dua kalimat. Contohnya antara lain:
Kecuali itu,
Oleh sebab itu,
Sebelum itu,
Namun,
Biarpun begitu,
5. Kata Penghubung Antarparagraf
Kata penghubung ini fungsinya adalah menggabungkan satu paragraf dengan paragraf lainnya. Contohnya antara lain:
Bagaimanapun juga
Demikian juga
Sebagaimana
Oleh karena itu
Ringkasnya
Sementara itu
Fungsi Kata Penghubung dalam Tulisan
Kata penghubung memiliki beberapa fungsi dalam suatu tulisan. Apa saja fungsi kata penghubung?
Menyatakan waktu
Menyatakan gabungan
Menyatakan tujuan
Menyatakan pertentangan
Menyatakan sebab
Menyatakan akibat
Menyatakan pilihan
Menyatakan perbandingan
Menyatakan penjelas
Baca juga: Pengertian Kata Depan dan Contohnya dalam Bahasa Indonesia
Itu tadi adalah jenis-jenis dan fungsi kata penghubung dalam tulisan bahasa Indonesia. Semoga penjelasan di atas dapat menambah pengetahuan. (FAR)
