Jenis-Jenis Status Sosial dan Contoh Ascribed Status

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Status sosial adalah salah satu materi Ilmu Pengetahuan Sosial yang dipelajari pada tingkat SMP. Pada materi ini, akan ada pembahasan tentang jenis-jenis status sosial, contoh ascribed status, dan lain sebagainya.
Semua hal yang berkaitan dengan materi ini harus dipahami. Dengan begitu, siswa tidak akan kesulitan saat ujian.
Memahami Jenis-Jenis Status Sosial dan Contoh Ascribed Status
Apa yang dimaksud dengan status sosial? Mengutip dari Intisari Pengetahuan Sosial Lengkap (IPSL) SMP, Eryadi (2007:401), status sosial adalah posisi seseorang dalam masyarakat yang berkaitan dengan orang lain, termasuk hak, kewajiban, dan perilaku.
Status sosial dibagi menjadi tiga jenis, yaitu achieved status, ascribed status, dan assigned status. Berikut adalah penjelasannya.
1. Ascribed Status
Ascribed status atau status yang ditakdirkan atau digariskan merupakan status sosial di masyarakat yang diperoleh secara otomatis melalui kelahiran. Contoh ascribed status adalah lahir sebagai orang dari Suku Jawa atau Suku Batak, lahir sebagai seorang pria atau wanita.
Ascribed status ini tidak perlu didapatkan dengan melakukan usaha apa pun. Status ini telah melekat pada setiap manusia sejak dilahirkan. Contoh lainnya adalah status sosial yang dimiliki seseorang yang terlahir dari keluarga bangsawan atau keluarga terpandang.
2. Achieved Status
Achieved status atau status yang diusahakan merupakan kedudukan di tengah masyarakat yang didapatkan dengan usaha-usaha pribadi secara sengaja. Jadi, status ini bisa didapatkan oleh seseorang dengan upaya yang dilakukan sebelumnya.
Contohnya adalah perjuangan mahasiswa untuk menjadi seorang sarjana dengan cara menyelesaikan pendidikannya.
3. Assigned Status
Assigned status atau status yang diberikan merupakan kedudukan lebih tinggi yang diberikan kepada seseorang atau kelompok orang karena dianggap telah bekerja sama memenuhi kepentingan masyarakat.
Jadi, status sosial ini diberikan setelah seseorang atau kelompok melaksanakan mandat yang didapatnya dengan baik dan dianggap berjasa oleh masyarakat.
Contoh assigned status adalah Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta yang mendapatkan mandat oleh rakyat Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Mandat tersebut terlaksana dengan baik sehingga beliau mendapat assigned status sebagai pahlawan nasional.
Baca juga: Perbedaan Mobilitas Vertikal dan Mobilitas Horizontal dalam Status Sosial
Pembahasan tentang pengertian dan jenis-jenis status sosial beserta contoh ascribed status dapat dipelajari untuk lebih memahami materi IPS ini. Selamat belajar! (KRIS)
