Jenis-Jenis Takdir dan Contohnya dalam Ajaran Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ajaran Islam takdir adalah ketetapan dan keputusan Allah Swt. terhadap makhluk-Nya. Ada beberapa jenis-jenis takdir yang bisa dialami oleh manusia. Untuk memahami jenis takdir, maka harus mengerti lebih dulu apa itu takdir.
Takdir sendiri sudah dijelaskan oleh Allah Swt. melalui Al-Quran serta lebih dijelaskan secara rinci oleh Rasulullah Saw. melalui berbagai hadits yang ada.
Jenis-jenis Takdir
Dikutip dari buku 13 Cara Nyata Mengubah Takdir, Jamal Ma’mur Asmadi dkk., (2010), takdir adalah bentukan kata dari qadar. Qadar atau kadar adalah sesuatu yang telah ditetapkan oleh Allah Swt.
Takdir dalam Islam adalah salah satu yang wajib diimani oleh setiap muslim. Allah Swt. telah menciptakan segala sesuatu dan menetapkan ukurannya dengan serapi-rapinya.
Menurut sebagian ulama, ada dua macam takdir dalam Islam, yaitu takdir mubram dan takdir muallaq. Berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis takdir dan contohnya.
1. Takdir Mubram
Takdir mubram adalah takdir yang mutlak dari Allah Swt. Takdir ini tidak bisa ditawar atau diubah lagi, meskipun manusia berdoa atau berusaha.
Takdir jenis ini berkaitan dengan hal-hal yang sudah ditentukan sejak awal penciptaan, seperti kelahiran, kematian, jodoh, rezeki, fisik, dan lain-lain.
Contoh takdir mubram adalah:
Waktu kematian seseorang yang sudah ditulis di Lauh Mahfuzh sebelum ia dilahirkan.
Jenis kelamin, warna kulit, bentuk tubuh, dan ciri-ciri fisik seseorang yang sudah ditakdirkan oleh Allah Swt.
Jodoh seseorang yang sudah dipertemukan oleh Allah Swt. dengan cara yang tidak disangka-sangka.
Rezeki seseorang yang sudah diatur oleh Allah Swt. sesuai dengan kadar dan kebutuhannya.
2. Takdir Muallaq
Takdir muallaq adalah takdir yang bersifat gantung atau bisa berubah sesuai dengan usaha dan ikhtiar manusia. Takdir jenis ini berkaitan dengan hal-hal yang bergantung pada pilihan dan kehendak bebas manusia, seperti amal perbuatan, akhlak, ilmu, kesehatan, dan lain-lain.
Contoh takdir muallaq adalah:
Amal perbuatan seseorang yang bisa baik atau buruk tergantung pada niat dan tindakannya.
Akhlak seseorang yang bisa mulia atau hina tergantung pada sikap dan perilakunya.
Ilmu seseorang yang bisa bertambah atau berkurang tergantung pada usahanya untuk belajar atau tidak.
Kesehatan seseorang yang bisa sehat atau sakit tergantung pada pola hidup dan makanannya.
Baca juga: Kapan Seseorang akan Mengetahui Takdir dalam Islam?
Itulah penjelasan mengenai pengertian, jenis-jenis takdir serta contohnya dalam ajaran Islam. Dengan memahami pengertian ini, semoga manusia makin melekat dan pasrah kepada Sang Pencipta. (WWN)
