Jenis, Jumlah, dan Nama Nada pada Tangga Nada Pentatonis di Seni Musik

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jumlah dan nama nada pada tangga nada pentatonis akan dipelajari dalam seni musik. Pelajaran seni musik mempelajari berbagai hal. Misalnya adalah nama alat musik hingga nada-nada musik.
Nada musik sangat penting untuk dipelajari. Terlebih lagi untuk orang-orang yang tertarik untuk menguasai alat musik tertentu.
Jumlah dan Nama Nada pada Tangga Nada Pentatonis di Seni Musik
Alunan musik sering didengar di kehidupan sehari-hari. Alunan musik dapat terdengar berbeda-beda. Terdapat lantunan musik yang terdengar sedih hingga semangat. Alunan musik tersebut dapat berbeda karena menggunakan berbagai tangga nada.
Apa yang dinamakan dengan tangga nada? Tangga nada merupakan suatu susunan berjenjang dari nada pokok yang ada dalam sistem nada. Tangga nada terbagi menjadi dua, yaitu diatonis dan pentatonis.
Dikutip dari buku Kreatif Tematik tema 2 Udara Bersih Bagi Kesehatan Kelas V untuk SD/MI, Tim Tunas Karya Guru: Sunarto dan Wibowo (2019), tangga nada pentatonis adalah tangga nada dengan jarak antar nadanya 1.
Lalu berapa jumlah dan nama nada pada tangga nada pentatonis? Tangga nada pentatonis ini terdiri dari lima nada pokok maka dari itu disebut sebagai “penta”. Nama nada tangga pentatonis adalah do, mi, da, sol, si untuk nada pelog. Sementara nada slendro adalag do, re, mi, sol, dan la.
Tangga nada ini biasanya digunakan pada musik-musik daerah. Misalnya pada alat musik karawitan dari Jawa atau Sunda. Selain itu, tangga nada pentatonis juga dapat digunakan untuk musik-musik yang modern.
Baca juga: Musik: Pengertian, Jenis, dan Contohnya
Jenis Tangga Nada Pentatonis
Tangga nada pentatonis terbagi menjadi dua jenis, yakni pelog dan slendro. Berikut penjelasannya.
1. Pelog
Musik-musik yang menggunakan tangga nada pelog akan memiliki karakteristik yang menenangkan. Bahkan memiliki kesan penghormatan. Biasanya tangga nada pelog dapat ditemui dalam alat musik gamelan di Jawa dan bali. Berikut beberapa contoh lagu dengan nada pelog:
Gundul Gundul Pacul dari Jawa Tengah
Ngusak Asik dari Bali
Macepet Cepetan dari Bali
Karatagan Pahlawan dari Jawa Barat
2. Slendro
Tangga nada slendro memiliki karakteristik musik yang gagah, berani, menyenangkan, serta lincah. Berikut beberapa contoh lagu dengan tangga nada slendro:
Lir Ilir dari Jawa Tengah
Cublak Cublak Suweng dari Jawa Tengah
Cing Cangkeling dari Jawa Tengah
Itulah ulasan jumlah dan nama nada pada tangga nada pentatonis. Semoga penjelasan tentang nada pentatonis tersebut dapat menambah wawasan seputar seni musik. (FAR)
