Konten dari Pengguna

Jenis Karya Sastra yang Memaparkan Cerita Lewat Tulisan Pendek dan Singkat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi salah satu jenis karya sastra yang memaparkan kisah atau cerita mengenai manusia beserta seluk-beluknya lewat tulisan pendek dan singkat disebut. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi salah satu jenis karya sastra yang memaparkan kisah atau cerita mengenai manusia beserta seluk-beluknya lewat tulisan pendek dan singkat disebut. Sumber: pexels.com

Karya sastra terbagi ke dalam berbagai jenis dengan ciri-ciri yang berbeda. Salah satu jenis karya sastra yang memaparkan kisah atau cerita mengenai manusia beserta seluk-beluknya lewat tulisan pendek dan singkat disebut cerpen.

Jenis karya sastra yang satu ini terbilang sangat familiar. Hal ini karena cerpen juga menjadi salah satu materi yang diajarkan pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Bahkan biasanya, siswa juga kerap diminta untuk membuat cerpen dengan tema tertentu.

Salah Satu Jenis Karya Sastra yang Memaparkan Kisah atau Cerita mengenai Manusia beserta Seluk-beluknya Lewat Tulisan Pendek dan Singkat

Ilustrasi salah satu jenis karya sastra yang memaparkan kisah atau cerita mengenai manusia beserta seluk-beluknya lewat tulisan pendek dan singkat disebut. Sumber: pexels.com

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa salah satu jenis karya sastra yang memaparkan kisah atau cerita mengenai manusia beserta seluk-beluknya lewat tulisan pendek dan singkat disebut cerpen.

Mengutip dari buku Menulis Itu Mudah; Panduan Praktis menjadi Penulis, Sukino (2010:142), cerita pendek atau cerpen merupakan kisah yang memberikan kesan tunggal dominan tentang satu tokoh dalam satu latar dan satu situasi yang dramatik. Karya sastra ini membutuhkan keterampilan penyajian cerita yang baik agar pesan di dalamnya bisa sampai ke pembaca.

Adapun berbagai struktur yang harus diperhatikan dalam proses pembuatan cerpen adalah sebagai berikut.

1. Abstrak

Abstrak merupakan gambaran awal sebuah cerita yang sebenarnya bersifat opsional. Artinya, abstrak tidak selalu ada di dalam cerpen. Abstrak inilah yang kemudian akan dikembangkan menjadi sebuah cerita pendek.

2. Orientasi

Bagian ini berkaitan dengan latar cerita, seperti tempat, suasana, dan waktu. Ketiga hal tersebut akan masuk ke dalam struktur orientasi, di mana pengarang mengatur adegan dan menginformasi hubungan antar tokoh.

3. Komplikasi

Meski tidak serumit novel, cerpen juga memiliki konflik di dalamnya. Adapun struktur cerpen komplikasi mencakup urutan kejadian atau permasalah yang berkaitan dengan sebab-akibat. Pada tahap ini, sering kali penceritaan karakter tokoh semakin kuat.

4. Evaluasi

Evaluasi di dalam cerpen adalah bagian yang menceritakan klimaks permasalahan dalam cerita. Bagian ini juga memuat adegan penyelesaian konflik yang muncul sebelumnya.

5. Resolusi

Resolusi adalah bagian yang bertujuan untuk menerangkan pemecahan masalah. Pada bagian ini, pembaca akan mendapat penjabaran cerita tentang solusi yang diambil oleh tokoh.

6. Koda

Koda berisi amanat, pesan, atau pembelajaran. Oleh karena itu, pada bagian ini, pembaca akan diajak untuk mengambil hikmah dari cerpen tersebut.

Baca Juga: Pengertian dan Ciri-Ciri Biografi dalam Karya Sastra

Berdasarkan penjabaran di atas, bisa dipahami bahwa salah satu jenis karya sastra yang memaparkan kisah atau cerita mengenai manusia beserta seluk-beluknya lewat tulisan pendek dan singkat disebut cerita pendek atau cerpen. (Anne)