Jenis Pupuk yang Memiliki Sifat Higroskopis yang Digunakan Petani

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada beberapa jenis pupuk yang memiliki sifat higroskopis. Berbagai pupuk tersebut umumnya digunakan oleh petani untuk bercocok tanam. Pupuk adalah salah satu elemen penting untuk menunjang kesuburan tanaman.
Pemberian pupuk harus dilakukan dengan takaran yang pas dan berkala agar hasil tanaman dapat berkembang dengan baik. Oleh karena itu, penting sekali memahami macam-macam pupuk dengan sifat higroskopis.
Jenis Pupuk yang Memiliki Sifat Higroskopis
Jenis pupuk yang memiliki sifat higroskopis adalah pupuk yang dapat menyerap dan menahan kelembapan dari udara di sekitarnya. Sifat ini dapat memengaruhi cara penyimpanan dan pengaplikasian dari pupuk tersebut.
Adapun jenis-jenis pupuk dengan sifat higroskopis yang sering digunakan petani yaitu:
1. Urea
Mengutip buku Pengelolaan N-tanah dan Pemukukan N oleh Gabryna, dkk (2023), urea merupakan pupuk nitrogen yang paling umum digunakan oleh petani.
Pupuk ini mampu menyerap kelembapan dari udara, sehingga harus disimpan di tempat yang tertutup rapat dan kering. Urea memiliki kandungan sekitar 46% nitrogen dan umumnya ditambahkan untuk pertumbuhan daun dan batang pada tanaman.
2. Amonium Nitrat
Amonium nitrat bersifat higroskopis dan mampu menyerap kelembapan dengan cepat dari udara. Pupuk ini mengandung sekitar 34% nitrogen dan digunakan untuk memberi tambahan nitrogen pada tanaman. Sifat higroskopis dalam ammonium nitrat membuat pupuk ini lebih mudah larut di dalam air dan cepat terserap oleh tanaman.
3. Phonska Plus
Phonska adalah jenis pupuk yang dimanfaatkan untuk budi daya tanaman. Pupuk ini mengandung unsur hara dan tergolong sebagai pupuk subsidi di Indonesia. Pupuk ini mengandung nitrogren, fosfat, kalium, sulfur, dan kadar air. Dikarenakan bersifat hidroskopis, maka pupuk ini mudah larut di dalam air.
4. NPK
NPK merupakan pupuk majemuk yang mengandung tiga unsur, yakni nitrogren, fosfat, dan kalium. Manfaat pupuk ini adalah membantu tumbuh kembang tanaman dan meningkatkan protein pada hasil panen.
Penyimpanan dan Penanganan Pupuk dengan Sifat Higroskopis
Pupuk higroskopis membutuhkan penyimpanan dan penanganan yang tepat agar tidak terjadi penggumpalan atau penurunan kualitas. Adapun tip penyimpanan termasuk:
Gunakan wadah tertutup dan kedap udara untuk menyimpan pupuk higroskopis.
Hindari menyimpan pupuk di area yang lembap atau mudah terkena air hujan.
Gunakan silica gel pada wadah penyimpanan untuk menyerap kelembapan berlebih.
Cek kemasan pupuk tetap tertutup rapat dan tidak bocor untuk memastikan keamanannya.
Baca juga: 4 Cara Merawat Tanaman bagi Pemula agar Tumbuh Subur
Jenis pupuk yang memiliki sifat higroskopis yang disebutkan di atas bisa didapatkan dengan mudah di toko-toko pertanian. Dengan memakai pupuk tersebut, maka tanaman bisa tumbuh subur dan sehat. (DLA)
