Konten dari Pengguna

Jenis serta Fungsi Erlenmeyer di Laboratorium

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jenis serta Fungsi Erlenmeyer di Laboratorium. (Foto: Girl With Red Hat | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jenis serta Fungsi Erlenmeyer di Laboratorium. (Foto: Girl With Red Hat | Unsplash.com)

Nama Erlenmeyer mungkin sudah tidak asing bagi siswa dan siswi dengan jurusan Ilmu Pengetahuan Alam. Erlenmeyer merupakan tabung yang biasa digunakan untuk meneliti atau melakukan eksperimen di laboratorium. Namun apakah kalian tahu apa saja jenis dan fungsi Erlenmeyer?

Ternyata terdapat banyak jenis dan fungsi dari tabung kaca ini. Alat laboratorium berbahan dasar kaca ini ternyatas diberi nama sesuai dengan penemunya. Penemu dari tabung Erlenmeyer adalah seorang kimiawan asal Jerman bernama Emil Erlenmeyer. Erlenmeyer menemukan tabung kaca ini pada tahun 1860 silam. Hingga kini, tabung kaca Erlenmeyer digunakan sebagai salah satu alat di laboratorium.

Apa Fungsi Erlenmeyer?

Ilustrasi Apa Fungsi Erlenmeyer. (Foto: Raghav Bhasin | Unsplash.com)

Erlenmeyer berbentuk cembung seperi labu, maka dari itu banyak yang menyebutnya sebagai labu Erlenmeyer. Tabung ini biasnaya digunakan saat proses titrasi untuk menampung cairan atay larutan. Mengutip buku dengan judul Seri IPA Biologi SMP Kelas VII karya Furqonita (2006:20), selain digunakan untuk mengambil dan menampung zat cair, labu Erlenmeyer juga berfungsi untuk mengukur zat cair dan mencampurnya. Tabung Erlenmeyer berbahan dasar kaca dari jeni boroksilikat yang tahan terhadap suhu tinggi sehingga tahan panas. Erlenmeyer memiliki bentuk cembung mengerucut dengan leher berbentuk silinder serta dasar tabung datar. Biasanya tabung ini memiliki ukuran dari 25 ml sampai dengan dua ribu ml.

Saat ini terdapat dua jenis tabung atau labu Erlenmeyer, yakni Erlenmeyer tanpa tutup basah dan Erlenmeyer dengan tutup basah. Apa saja perbedaan dari kedua jenis Erlenmeyer? Erlenmeyer dengan tutup basa digunakan untuk proses titrasi dengan pengocokan yang kuat. Erlenmeyer dengan tutup basah kemudia dapat dihubungkan dengan alat ekstraksi, destilasi, dan lain sebagainya. Sementara Erlenmeyer tanpa tutup basah digunakan untuk proses titrasi dengan pengocokan yang lemah. Erlenmeyer memiliki beberapa fungsi sebagai berikut.

  • Sebagai tempat untuk mengukur serta menampung bahan atau zat cair yang akan dianalisa.

  • Tempat untuk mencampur berbagai komposisi media dan zat cair

  • Sebagai tempat untuk menampung benda atau zat kimia baik bentuk cair maupun padat

  • Tempat untuk proses titrasi bahan

  • Tempat untuk kultivasi mikroba dalam kultur cair

Itulan pengertian, jenis, dan fungsi Erlenmeyer di laboratorium. Ternyata tabung atau labu Erlenmeyer memiliki banyak fungsi untuk praktikut kultur cair maupun percobaan sains lainnya. Tabung Erlenmeyer berbahan dasar kaca, maka dari itu saat melakukan praktikum dengan alat ini harus hati-hati agar tidak pecah. (FAR)