Jenis, Struktur, dan Ciri-Ciri Teks Cerita Sejarah

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam sebuah teks sejarah, pastinya terdapat ciri-ciri teks cerita sejarah yang membedakannya dengan jenis teks lainnya. Secara umum, yang dimaksud dengan teks cerita sejarah adalah sebuah naskah yang memuat kisah tentang peristiwa atau kejadian di masa lampau yang disampaikan secara kronologis atau berurutan peristiwanya.
Ciri-ciri Teks Cerita Sejarah
Mengutip dari buku Model-model Pembelajaran Bahasa Indonesia: Teori dan Aplikasi, Dina Fitria Handayani, 2021, teks cerita sejarah adalah teks yang menceritakan peristiwa sejarah dan memiliki ciri-ciri teks cerita sejarah tertentu.
Berikut ciri-ciri teks cerita sejarah:
Disajikan secara kronologis atau berdasarkan urutan waktu.
Merupakan bentuk teks cerita ulang.
Karena menceritakan kembali pengalaman di masa lampau secara kronologis.
Struktur teksnya terdiri atas orientasi, urutan peristiwa, serta reorientasi.
Menggunakan konjungsi temporal guna menjelaskan hubungan waktu antarperistiwa atau kejadian.
Isinya berupa fakta.
Jenis-jenis Teks Cerita Sejarah
Dalam dunia penulisan, pembagian jenis-jenis teks cerita sejarah digolongkan menjadi dua, yakni teks cerita sejarah fiksi dan nonfiksi.
Teks cerita sejarah fiksi meliputi novel, cerpen, legenda, roman, dan lain-lain.
Teks cerita sejarah non fiksi meliputi autobiografi, cerita perjalanan, dan catatan sejarah.
Struktur Teks Cerita Sejarah
Dikutip dari buku Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan, Taufiqur Rahman, 2018, struktur teks adalah bagian-bagian terpisah yang membangun sebuah teks menjadi utuh.
Berikut struktur teks cerita sejarah:
Orientasi
Orientasi adalah bagian pembuka atau pendahuluan dalam teks cerita yang biasanya berisikan informasi mengenai peristiwa atau hal yang ingin diangkat dalam teks.
Urutan Peristiwa
Seperti namanya, struktur teks cerita sejarah ini merupakan bagian inti teks cerita sejarah. Itulah sebabnya, rangkaian kejadiannya harus ditulis urut, supaya tidak membingungkan orang yang membaca.
Reorientasi
Reorientasi merupakan bagian penutup, yang menekankan pada pentingnya sebuah peristiwa sejarah yang dibuat dengan tujuan untuk menghadirkan kembali peristiwa sejarah di masa kini.
Itu tadi ulasan mengenai jenis-jenis, struktur, dan ciri-ciri teks cerita sejarah. Perlu diingat bahwa teks cerita sejarah berkaitan dengan teks narasi yang disampaikan berdasarkan pada peristiwa-peristiwa yang terjadi di lapangan dan membentuk kisah sejarah teks tersebut. Jadi, dalam pembuatannya, diharapkan agar tidak keluar dari kaidah penulisan. (DNR)
