Jenis Teater Tradisional dan Penjelasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia merupakan salah satu negara dengan kebudayaan yang sangat banyak, hampir setiap daerah di Indonesia memiliki kebudayaan masing-masing. Hal tersebut yang membuat Indonesia sangat beragam dan membuat banyak bangsa lain kagum dengan apa yang dimiliki oleh Indonesia. Salah satu kebudayaan yang ada di Indonesia adalah teater tradisional. Kali ini akan diulas mengenai jenis teater tradisional dan penjelasannya secara lengkap.
Jenis Teater Tradisional
Dikutip dari buku Seni dan Budaya karya Harry Sulastianto, (Grafindo) dijelaskan bahwa karya seni teater merupakan salah satu jenis karya yang diproduksi untuk disajikan kepada masyarakat atau penonton. Antara karya yang diciptakan oleh penggarap dan penonton biasanya terselip sebuah tujuan yaitu komunikasi apresiasi.
Komunikasi tersebut dapat terwujud apabila ada kesesuaian antara karya cipta teater dan tingkat apresiasi yang dimiliki penontonnya. Kesesuaian tersebut dapat terbentuk dengan mempertimbangkan aspek pengetahuan, budaya dan cara berpikir penonton.
Karya seni teater Indonesia memiliki beberapa keunikan yang pertama adalah keragaman bentuk karena hampir setiap daerah di Indonesia memiliki bentuk tradisional yang berbeda satu sama lainnya. Kemajemukan budaya suku bangsa mengakibatkan kemajemukan bentuk teater tersebut.
Selain itu teater tradisional Indonesia memiliki beberapa fungsi yang berbeda-beda dimana biasanya erat dengan fungsi upacara ritual. Namun ada juga teater yang sudah meninggalkan fungsi ritualnya dan beralih fungsi menjadi teater hiburan.
Untuk jenis-jenis teater tradisional di Indonesia sendiri ada beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Teater rakyat
Sesuai dengan namanya, teater rakyat lahir dan berasal dari kehidupan bermasyarakat, seperti upacara adat serta upacara keagamaan. Unsur yang ada dalam teater rakyat adalah cerita, pelaku (pementasan drama), serta penonton.
2. Teater klasik
Jika teater rakyat berasal dari kehidupan rakyat, berbeda halnya dengan teater klasik. Jenis teater ini lahir dan berasal dari pusat kerajaan atau keraton.
3. Teater transisi
Teater transisi bersumber dari teater tradisional seperti pada umumnya. Hanya saja cara penyuguhannya dipengaruhi oleh teater gaya barat.
Demikian adalah pembahasan terkait dengan jenis-jenis teater tradisional yang ada di Indonesia dan penjelasan mengenai keunikan dari teater tradisional. (WWN)
