Konten dari Pengguna

Jumlah Takbir pada Shalat Idul Fitri dan Idul Adha beserta Tata Caranya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jumlah Takbir pada Shalat Idul Fitri dan Idul Adha, Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Jumlah Takbir pada Shalat Idul Fitri dan Idul Adha, Foto: Unsplash.

Dalam melaksanakan shalat Idul Fitri dan Idul Adha tentu ada tata caranya tersendiri. Salah satunya terdapat perbedaan jumlah takbirnya. Ketahui perbedaan jumlah takbir pada shalat Idul Fitri dan Idul Adha beserta tata caranya di ulasan berikut ini.

Takbir dalam shalat adalah ucapan "Allahu Akbar" yang dilafalkan oleh jamaah atau individu untuk menandai peralihan antara gerakan-gerakan dalam shalat. Takbir dalam shalat memiliki arti "Allah Maha Besar" dan merupakan bentuk pengagungan dan penghormatan kepada Allah SWT.

Jumlah Takbir pada Shalat Idul Fitri dan Idul Adha

Jumlah Takbir pada Shalat Idul Fitri dan Idul Adha, Foto: Unsplash.

Dikutip dari buku Ensiklopedia Hadits Ibadah Shalat Sunnah dan Perkara Lain karya Syamsul Rijal Hamid (2022: 68), jumlah takbir pada shalat Idul Fitri, Amru bin Syu'aib menyatakan bahwa ayahnya mendengar cerita dari kakeknya, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Takbir pada shalat hari raya Idul Fitri itu tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua. Setelah takbir (pada masing-masing rakaat) barulah membaca surat Al-Fatihah dan ayat Al-Quran.” (HR. Bukhari dan Abu Dawud).

Pada shalat Idul Fitri, jumlah takbir yang dilafalkan adalah tujuh kali. Takbir pertama dilafalkan setelah takbiratul ihram, kemudian dilanjutkan dengan enam takbir lagi pada rakaat pertama. Sedangkan pada rakaat kedua, setelah membaca bismillahirrahmanirrahim, dilafalkan takbir empat kali. Kemudian dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek lainnya seperti biasa.

Sedangkan pada shalat Idul Adha, jumlah takbir yang dilafalkan adalah sembilan kali. Takbir pertama dilafalkan setelah takbiratul ihram, kemudian dilanjutkan dengan tujuh takbir lagi pada rakaat pertama.

Pada rakaat kedua, setelah membaca bismillahirrahmanirrahim, dilafalkan tiga takbir, kemudian dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek lainnya seperti biasa.

Tata Cara Shalat Idul Fitri

Berikut adalah tata cara shalat Idul Fitri dan Idul Adha.

  1. Persiapan sebelum shalat: Sebelum memulai shalat, sebaiknya kita mandi dan memakai pakaian yang bersih dan rapi. Kemudian, kita pergi ke masjid atau tempat shalat dengan tenang dan khusyuk.

  2. Takbiratul Ihram: Seperti dalam shalat biasa, shalat Idul Fitri dan Idul Adha dimulai dengan takbiratul ihram. Saat mengangkat tangan, kita membaca "Allahu Akbar" dan memulai shalat.

  3. Membaca doa iftitah: Setelah takbiratul ihram, kita membaca doa iftitah sebagaimana dalam shalat biasa.

  4. Membaca takbir: Pada shalat Idul Fitri, setelah membaca doa iftitah, kita membaca tujuh takbir pada rakaat pertama dan lima takbir pada rakaat kedua. Sedangkan pada shalat Idul Adha, kita membaca sembilan takbir pada rakaat pertama dan tujuh takbir pada rakaat kedua.

  5. Membaca Al-Fatihah dan surat pendek: Setelah membaca takbir, kita membaca Al-Fatihah dan surat pendek seperti biasa.

  6. Ruku' dan sujud: Setelah membaca Al-Fatihah dan surat pendek, kita melakukan ruku' dan sujud seperti biasa.

  7. Takbir pada rakaat pertama: Pada rakaat pertama, setelah sujud kedua, kita duduk dengan posisi seperti tasyahud akhir dan membaca takbir.

  8. Takbir pada rakaat kedua: Pada rakaat kedua, setelah sujud kedua, kita juga duduk dengan posisi seperti tasyahud akhir dan membaca takbir.

  9. Tasyahud, salam, dan doa: Setelah membaca takbir pada rakaat kedua, kita membaca tasyahud, salam, dan melakukan doa sesuai dengan tata cara shalat biasa.

Baca Juga: Ucapan Idul Fitri yang Benar dan Kandungan Maknanya

Jumlah takbir pada shalat Idul Fitri dan Idul Adha ini memiliki makna dan simbolik tersendiri, dan biasanya dilakukan secara berjamaah oleh umat Muslim di seluruh dunia pada hari raya tersebut. (Umi)