Juz Amma 30 Lengkap dengan Urutan Surat Pendeknya

Penulis kumparan
·waktu baca 9 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi kaum Muslimin, surat-surat dalam Juz Amma atau Juz 30 memiliki keistimewaan tersendiri, yakni jumlah ayat yang sedikit dan bacaan pendek. Ini menjadikan Juz 30 sebagai surat yang mudah untuk dihafalkan.
Juz 30 kerap kali dijadikan salah satu bacaan sholat. Tiga surat pendek Juz Amma yang paling banyak dihapal dan sering dibacakan dalam sholat ialah surat Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Naas.
Umumnya, surat-surat pendek ini dibaca saat umat Muslim melaksanakan sholat witir atau sholat terawih. Kendati demikian, Juz Amma juga sering ditemukan dalam materi pelajaran di sekolah.
Untuk memperdalam pengetahuan tentang surat ini, Anda bisa melihat susunan surat Juz 30 dan penjelasan lengkap tentang Juz Amma di sini:
Urutan Surat Juz 30
Untuk mengetahui surat apa saja yang ada dalam Juz Amma, mari simak urutan surat Juz 30 beserta arti dan jumlah ayatnya di bawah ini:
Surat ke-78 An Naba’ (Berita Besar) 40 ayat
Surat ke-79 An Naazi’aat (Malaikat-malaikat yang Mencabut) 46 ayat
Surat ke-80 ‘Abasa (Ia Bermuka Masam) 40 ayat
Surat ke-81 At Takwiir (Menggulung) 29 ayat
Surat ke-82 Al Infithaar (Terbelah) 19 ayat
Surat ke-83 Al Muthaffifiin (Orang-orang yang Curang) 36 ayat
Surat ke-84 Al Insyiqaaq (Terbelah) 25 ayat
Surat ke-85 Al Buruuj (Gugusan Bintang) 22 ayat
Surat ke-86 Ath Thaariq (yang Datang di Malam Hari) 17 ayat
Surat ke-87 Al A’laa (yang Paling Tinggi) 19 ayat
Surat ke-88 Al Ghaasyiyah (Hari Pembalasan) 26 ayat
Surat ke-89 Al Fajr (Fajar) 30 ayat
Surat ke-90 Al Balad (Negeri) 20 ayat
Surat ke-91 Asy Syams (Matahari) 15 ayat
Surat ke-92 Al Lail (Malam) 21 ayat
Surat ke-93 Adh Dhuhaa (Waktu Dhuha) 11 ayat
Surat ke-94 Al Insyirah (Melapangkan) 8 ayat
Surat ke-95 At Tin (Buah Tin) 8 ayat
Surat ke-96 Al ‘Alaq (Segumpal Darah) 19 ayat
Surat ke-97 Al Qadr (Kemuliaan) 5 ayat
Surat ke-98 Al Bayyinah (Bukti) 8 ayat
Surat ke-99 Al Zalzalah (Kegoncangan) 8 ayat
Surat ke-100 Al ‘Aadiyaat (Kuda yang Berlari Kencang) 11 ayat
Surat ke-101 Al Qaari’ah (Hari Kiamat) 11 ayat
Surat ke-102 At Takaatsur (Bermegah-megahan) 8 ayat
Surat ke-103 Al Ashr (Demi Masa) 3 ayat
Surat ke-104 Al Humazah (Pengumpat) 9 ayat
Surat ke-105 Al Fiil (Gajah) 5 ayat
Surat ke-106 Quraisy (Suku Quraisy) 4 ayat
Surat ke-107 Al Maa’uun (Barang-barang yang Berguna) 7 ayat
Surat ke-108 Al Kautsar (Nikmat yang Banyak) 3 ayat
Surat ke-109 Al Kaafiruun (Orang-orang Kafir) 6 ayat
Surat ke-110 An Nashr (Pertolongan) 3 ayat
Surat ke-111 Al Lahab (Gejolak Api) 5 ayat
Surat ke-112 Al Ikhlash (Memurnikan Keesaan Allah) 4 ayat
Surat ke-113 Al Falaq (Waktu Subuh) 5 ayat
Surat ke-114 An Naas (Manusia) 6 ayat
Apa Itu Juz Amma 30?
Mengutip Jurnal Implementasi Metode Apel dalam Menghafal Juz'Amma Guna Meningkatkan Daya Ingat Santri Madin Children oleh Ali Mohtarom dan Wiwin Qomariyah (2016), Juz Amma atau Juz 30 merupakan bagian surat Al-Quran yang mengandung 37 surat.
Surat ini diawali dengan Surat An-Naba dan diakhiri dengan Surat An-Nas. Juz 30 menjadi Juz dengan jumlah surat terbanyak. Sebanyak 34 surat dalam Juz 30 merupakan surat Makiyah, yaitu surat yang turun sebelum Rasul hijrah ke Madinah.
Sementara itu tiga surat lainnya, yaitu Al-Bayinah, Al-Zalzalah, dan An-Nasr merupakan surat Madaniyah yang turun usai Rasul Hijrah ke Madinah.
Di sisi lain, kalimat di dalam surat pendek tersebut juga terdiri dari argumen kuat atau tidak terbantahkan yang meruntuhkan paradigma serta keyakinan kaum musyrikin. Sebagian besar isinya membahas kedahsyatan kuasa Allah di alam semesta, akhirat, dan neraka.
Uraian Juz 30 juga banyak memuat keniscayaan Hari Kemudian, bahkan gambaran tentang hal-hal yang akan terjadi ketika Kiamat, mulai dari surga dan kenikmatannya hingga neraka dan penyiksaannya.
Juz 30 menjadi juz yang paling populer dibanding juz lain dalam Al-Quran. Itu karena juz ini paling sering dibacakan ketika mempelajari Al-Quran di masa kecil. Juz ini menjadi awal menghafal Al-Quran.
Surat juz Amma mulai diperkenalkan kepada anak sebagai lanjutan pembelajaran setelah fase belajar huruf hijaiyah dengan metode iqra. Biasanya, surat yang banyak digunakan anak-anak untuk menghafal adalah nomor surah 78 hingga 114.
Di samping itu, surat-surat pendek ini juga lebih sering dibahas oleh para imam di masjid dibanding surah lainnya. Surah ini biasanya dibahas secara lengkap ataupun penggalan kata. Tidak heran jika surah ini sudah akrab di telinga kebanyakan orang.
Surat-surat pendek dalam Juz 30 dapat dikenali dengan beberapa ciri khusus, di antaranya:
Surah-surahnya cenderung singkat, sehingga mudah dihafal.
Menggunakan bahasa yang indah dan mempesona.
Memuat kalimat yang menyentuh hati.
Kalimat disertai argumentasi rasional yang dapat meyakinkan nalar.
Mengandung nilai-nilai sastra tinggi.
Bunyi ayatnya bersajak, sehingga enak dibaca dan didengar.
Sering dibaca di dalam sholat.
Para pemula mulai mempelajari Al-Quran dari juz ke-30.
Salah satu surat di dalamnya (al-Ikhlas) mempunyai fadhilah (keutamaan) yang sebanding dengan sepertiga Al-Quran.
Beberapa surat-surat pendek menjadi bacaan wirid pagi dan petang yang disunnahkan (al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Naas).
Baca juga : Kumpulan Surat Pendek dalam Juz Amma Sesuai Urutan
Keutamaan Membaca Juz 30
Mengutip Jurnal Implementasi Metode Apel dalam Menghafal Juz'Amma Guna Meningkatkan Daya Ingat Santri Madin Children oleh Ali Mohtarom dan Wiwin Qomariyah (2016) dan buku Juz Amma Lengkap Bergambar karya Ibnu Thahir (2008), ada beberapa keutamaan bagi mereka yang membaca Al-Quran, termasuk Juz 30.
Apa saja? Simak ulasan berikut:
1. Menerima Warisan Al-Quran
Mereka yang membaca, mempelajari, dan menghafal Al-Quran merupakan orang-orang yang dipilih Allah SWT untuk menerima warisan kitab suci Al-Quran.
Mereka akan mendapatkan kebahagiaan, sebagaimana dibahas oleh firman Allah SWT dalam surat al-Fathir ayat 32:
"kemudian kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah, yang demikian itu adalah karunia yang Amat besar."
Nabi Muhammad SAW juga bersabda dalam sebuah hadis:
"Abu Umamah al-Bahili ra berkata Aku mendengar Rasulullah saw bersabda : Bacalah al-Qur’an karena ia akan memberikan syafaat kepada para “sahabatnya”. (HR. Muslim)
2. Ketentraman dan Ketenangan
Umat Muslim yang membaca Al-Quran, termasuk Juz Amma, akan mendapatkan ketentraman dan ketenangan dari Allah SWT. Mereka juga akan diingat dan dijaga oleh Allah dan para malaikat. Seperti yang tertulis dalam hadis berikut:
"Rasulullah SAW bersabda, "Kepada kaum yang suka beribadah di rumah-rumah ibadat, membaca Al-Quran secara bergiliran dan ajar mengajarkannya terhadap sesamanya, akan turunlah kepadanya ketenangan dan ketenteraman akan terlimpah kepadanya rahmat dan mereka akan dijaga oleh malaikat, juga Allah akan selalu mengingat mereka." (HR. Abu Hurairah dan Muslim)
3. Menjaga Rumah Tangga
Membaca Al-Quran juga akan memberikan pengaruh positif untuk kehidupan rumah tangga. Ini senada dengan hadis Baihaqi, yang berbunyi:
"Rasulullah SAW bersabda, "Hendalkah kamu beri cahaya (nur) rumah tanggamu dengan melaksanakan shalat (shalat sunhah) dan dengan membaca Al-Quran." (HR. Baiahaqi)
4. Mendapat Kebaikan
Seseorang yang membaca Al-Quran akan mendapatkan banyak kebaikan serta terhindar dari kejahatan. Sebagaimana dibahas dalam pernyataan berikut:
"Rasulullah SAW bersabda, "Perbanyaklah membaca Al-Quran di rumahmu, sesungguhnya di dalam rumah yang tidak dibacakan Al-Quran di dalamnya akan sedikit sekali dijumpai kebaikan di rumah itu, dan akan banyak sekali kejahatan, serta penghuninya selalu merasa sempit dan susah."
5. Diangkat Martabatnya
Mereka yang membaca Al-Quran akan diangkat martabatnya. Hal ini sesuai dengan hadis yang berbunyi:
"Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah mengangkat (martabat) sebagian orang dan merendahkan sebagian lainnya dengan sebab Al-Quran." (HR. Muslim)
6. Mendapatkan Pahala
Umat Muslim yang membaca Al-Quran akan diberikan pahala. Seperti yang dibahas dalam hadis berikut:
"Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa membaca satu huruf Al-Quan maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan sama dengan sepuluh pahala, aku tidak bermaksud 'Alif, Laam, Miim' satu huruf, melainkan Alif satu huruf, Laam satu huruf, dan Miim satu huruf." (HR. Ad-Darami dan Tirmizi)
Hal ini juga dibahas dalam surah berikut:
“Sungguh, orang-orang yang selalu membaca kitab Allah, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan tersembunyi dan terang benderang.
Mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi agar Allah menyempurnakan untuk mereka pahala mereka dan menambahi mereka dengan sebagian karunia-Nya. Sungguh Allah maha pengampun lagi maha penerima syukur.” (Surat Fathri ayat 29-30)
Baca Juga: Terjemahan Surat 1 Ayat 12 dalam Al-Quran Beserta Kandungannya
Metode Menghafal Juz 30
Menghafal Al-Quran, termasuk Juz 30, merupakan amalan terbaik yang bisa dilakukan oleh umat Muslim. Untuk menghafalkan surat-surat pendek tersebut, ada beberapa cara yang bisa diterapkan.
Berikut metode menghafal Juz 30 yang dikutip dari buku Bimbingan Praktis Menghafal Alquran oleh Ahsin W. Hafidz:
Metode Kitabah: Menulis ayat terlebih dahulu pada kertas sebelum menghafal ayat tersebut.
Metode Wahdah: Menghafal ayat satu persatu terhadap ayat yang akan dihafalkan.
Metode Gabungan: Gabungan metode kitabah dan wahdah. Namun, metode kitabah hanya menjadi bentuk uji coba terhadap ayat yang akan dihafalkan.
Metode Jama: Menghafal ayat-ayat dengan bantuan pimpinan instruktur.
Langkah-langkah Menghafal Juz Amma 30
Selain menggunakan metode tertentu, umat yang hendak menghafalkan Juz Amma juga dapat menerapkan beberapa langkah. Nah, untuk memudahkan Anda, simak langkah-langkah menghafal Juz 30 berikut ini:
Mengikhlaskan niat untuk mempelajari dan menghafal Juz 30. Niat yang ikhlas dapat membangun semangat untuk menghafal surah-surah Juz Amma.
Memahami surah-surah beserta maknanya dengan baik.
Menentukan target hafalan dan melakukannya dengan istiqomah.
Membangun motivasi untuk diri sendiri untuk menghafalkan Juz Amma.
Mengatur waktu dengan khusus untuk menghafal surah-surah pendek Juz Amma.
Menentukan tempat yang kondusif untuk menghafal ayat-ayat dalam surah.
Menghafal bacaan ayat-ayat Juz 30 dengan konsentrasi penuh. Kemudian, ayat tersebut diulang beberapa kali secara konsisten. Tujuannya agar ayat bisa lebih lancar dihafal dan dibaca.
Baca Juga: 1 Juz Berapa Ayat? Ini Penjelasannya dan Tips Mengkhatamkan Alquran
Waktu Terbaik Membaca Al-Quran
Ibrahim al Karaskani dalam buku berjudul Taman Orang-orang yang Bertobat (2005) menjelaskan bahwa Al-Quran dapat dibaca setiap waktu.
Kendati demikian, waktu terbaik untuk membacanya adalah saat tengah malam, waktu sahur, dan menjelang fajar. Itu karena pada waktu tersebut hati manusia tidak dihantui oleh urusan duniawi.
Adapun hal mengenai pembacaan Al-Quran di malam hari dibahas dalam Quran Surat al-Muzammil:1-4 yang berbunyi:
“Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (darinya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Alquran itu dengan perlahan-lahan.”
(HAI)
Frequently Asked Question Section
Apa yang Dimaksud dengan Juz Amma atau Juz 30?

Apa yang Dimaksud dengan Juz Amma atau Juz 30?
Juz 30 adalah adalah bagian surat Al-Quran yang memuat 37 surat, mulai dari Surat An-Naba hingga Surat An-Nas.
Juz 30 Surat Apa Saja?

Juz 30 Surat Apa Saja?
Juz 30 terdiri dari beberapa surat seperti Surat Al-Falaq, Surat Al-Nas, Surat, Al-Lahab, dan sebagainya.
Apakah Juz Amma Sama dengan Juz 30?

Apakah Juz Amma Sama dengan Juz 30?
Juz Amma sama dengan Juz 30, juz ini mengandung surat-surat pendek dalam Al-Quran.
