Kalender Bali Februari 2023 dengan Hari Pentingnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selain kalender Masehi, masyarakat Indonesia juga menggunakan kalender lainnya seperti kalender Bali. Kalender Bali digunakan oleh masyarakat Hindu Bali. Dari kalender itulah hari penting dan hari besar keagamaan Hindu ditentukan. Kalian bisa menyimak informasi mengenai hari penting dalam kalender Bali Februari 2023.
Dalam kalender Bali, penamaan bulan dan harinya berbeda dari kalender lain. Simak penjelasan tentang kalender Bali berikut ini.
Baca juga: Mengenal Ogoh-Ogoh sebagai Salah Satu Tradisi Menjelang Hari Raya Nyepi
Kalender Bali Februari 2023
Dikutip dari Matematika Kalender oleh Riyanto (2022), pada tahun 456 M (tahun 378 Saka), seorang pendeta penyebar agama Hindu bernama Aji Saka dari India datang ke Indonesia. Beliau mendarat di Rembang, Jawa Tengah dan mengembangkan agama Hindu di Jawa.
Aji Saka juga mengajarkan sistem kalender Saka kepada para muridnya. Ketika Majapahit berkuasa pada abad ke-13 M, sistem kalender Saka dicantumkan dalam Kitab Nagara Kartagama. Sejak saat itulah tahun Saka resmi digunakan di Indonesia.
Dengan masuknya agama Hindu ke Bali dan penaklukan Bali oleh Majapahit pada abad ke-14 membuat kalender Saka digunakan di Bali sampai saat ini. Namun, kalender Saka yang berlaku sampai sekarang adalah kalender Saka versi Bali yang sudah dimodifikasi dengan tambahan beberapa muatan lokal.
Nama-nama bulan dalam kalender Bali adalah sebagai berikut:
Kadasa
Jiyestha
Sadha
Kasa
Karo
Ketiga
Kapat
Kalima
Kanem
Kapitu
Kawolu
Kasanga
Berikut ini daftar Rerainan pada kalender Bali Februari 2023:
Tanggal 5: Purnama
Tanggal 8: Buda Keliwon Pegatuwakan
Tanggal 13: Kajeng Keliwon Uwudan
Tanggal 18: Tumpek Krulut
Tanggal 20: Tilem
Tanggal 22: Buda Wage Merakih
Tanggal 24: Hari Bhatara Sri
Tanggal 28: Kajeng Keliwon Enyitan
Tanggal 28: Anggar Kasih Tambir
Upacara Keagamaan Hindu
Terdapat banyak sekali upacara keagamaan Hindu Bali. Namun, yang akan dibahas kali ini adalah upacara Galungan dan Nyepi yang dijelaskan oleh Mashita dalam Adat Istiadat Masyarakat Bali (2017):
Upacara Galungan
Kata ‘galungan’ berasal dari bahasa Jawa Kuno yang berarti menang atau bertarung. Galungan dirayakan pertama kali pada hari Purnama Kapat, Buddha Kliwon Dungulan tahun 804 Saka atau 882 Masehi.
Pada hari raya Galungan, umat Hindu Bali mengenang betapa indahnya kemenangan dharma. Biasanya mereka akan mengunjungi tempat rekreasi untuk meluapkan rasa gembira dan mereka juga akan mengunjungi saudara untuk bergembira bersama.
Upacara Nyepi
Hari Raya Nyepi adalah hari raya Hindu Bali yang paling menonjol. Nyepi diperingati setiap satu tahun sekali, yaitu pada saat tahun baru Saka. Umat Hindu percaya saat itu adalah waktu yang sangat tepat untuk mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa, disebut Uttarayana atau Devayana.
Sekian informasi mengenai hari penting dalam kalender Bali Februari 2023. Semoga informasi yang diberikan bisa bermanfaat. (KRIS)
