Kalimat Efektif: Pengertian, Ciri, dan Contoh Kalimat dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, dipelajari beberapa jenis kalimat. Salah satunya adalah kalimat efektif. Kalimat ini memiliki sejumlah ciri yang membedakannya dengan kalimat lain. Pesan yang disampaikan dengan jelas merupakan ciri kalimat efektif.
Selain itu, masih ada beberapa ciri lain yang perlu diketahui. Siswa juga bisa contoh kalimat efektif supaya bisa lebih memahami materi ini.
Pesan yang Disampaikan dengan Jelas Merupakan Ciri Kalimat Efektif
Dikutip dari Buku Ajar Bahasa Indonesia, Royani (2023:75), pengertian kalimat efektif adalah satuan bahasa yang lengkap dan sesuai kaidah yang dapat mengakibatkan pembaca atau pendengar mudah untuk memahami.
Pesan yang disampaikan dengan jelas merupakan ciri kalimat efektif. Selain ciri tersebut, kalimat efektif juga memiliki beberapa ciri lain sebagai berikut.
Mempunyai unsur penting, setidaknya ada unsur subjek dan predikat
Tidak ambigu
Mengikuti aturan ejaan baku
Menggunakan diksi yang tepat
Menggunakan variasi struktur kalimat
Terdapat penekanan ide pokok
Kehematan penggunaan kata
Unsur dan Contoh Kalimat Efektif
Kalimat efektif dalam Bahasa Indonesia terdiri atas beberapa unsur. Berikut adalah unsur dan contoh kalimat efektif.
1. Subjek
Subjek merupakan bagian klausa yang menunjukkan tokoh, pelaku, atau tokoh yang menjadi pokok pembicaraan.
Contoh
Ibu pergi ke Salatiga.
Kakak sudah berangkat kuliah.
2. Predikat
Predikat merupakan bagian yang memberitahu apa yang dilakukan subjek atau bagaimana kondisi subjek dalam kalimat. Predikat juga digunakan untuk menyatakan situasi, sifat, status, dan ciri.
Contoh
Demonstrasi tersebut dalam keadaan tertib.
Adik membeli kue.
Kucingku berwarna oranye.
3. Objek
Objek merupakan pelengkap dari predikat. Biasanya, objek berupa kata nomina, frasa nominal, atau klausa. Apabila predikat menggunakan verba transitif, maka objek harus ada di belakang. Namun, jika menggunakan verba intransitif, objeknya tidak diperlukan.
Contoh
Ibu menggoreng tempe.
Ayah menyiram tanaman.
4. Pelengkap
Pelengkap berfungsi untuk melengkapi kalimat dengan cara memberi informasi tambahan mengenai subjek, predikat, atau objek.
Contoh
Adi rajin belajar dan mengerjakan tugas supaya bisa menjadi juara kelas.
Peserta lomba berusaha semaksimal mungkin agar bisa menjadi juara.
Baca juga: Pengertian Kalimat Anjuran dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari
Jadi, pesan yang disampaikan dengan jelas merupakan ciri kalimat efektif. Pelajari juga unsur dan contoh kalimat supaya materi ini bisa dikuasai dengan baik. (KRIS)
