Konten dari Pengguna

Kandungan Surat Al Bayyinah tentang Pembuktian bagi Kaum Kafir

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kandungan surat Al Bayyinah dalam Alquran. Foto: dok. https://pixabay.com/
zoom-in-whitePerbesar
Kandungan surat Al Bayyinah dalam Alquran. Foto: dok. https://pixabay.com/

Dalam Islam, kita mengenal cukup banyak surat dan ayat dalam Alquran yang mengandung hal-hal bermanfaat untuk dapat kita ambil hikmahnya. Hal ini sejalan dengan fungsi Alquran sebagai pedoman hidup umat Islam.

Salah satu surat yang memiliki kandungan yang bermanfaat dan perlu kita pahami adalah surat Al Bayyinah. Berikut ini adalah pemaparan singkat mengenai kandungan surat Al Bayyinah tentang pembuktian bagi kaum kafir yang perlu dipahami umat Islam.

Baca juga: Surat Al Bayyinah Latin Lengkap dengan Terjemahannya

Kandungan Surat Al Bayyinah dan Perintah Allah pada Umat Islam

Membaca surat pendek dalam bacaan sholat menjadi hal yang paling lumrah dilakukan bagi umat Islam. Tentunya terdapat berbagai macam surat pendek yang dapat kita jadikan pilihan untuk dibaca saat sholat, salah satunya adalah surat Al Bayyinah.

Surat Al Bayyinah cukup dikenal karena kandungannya yang bermanfaat yang berisi tentang bagaimana Allah menurunkan bukti sebagai bantahan bagi kaum kafir.

Kandungan surat Al Bayyinah dalam Alquran. Foto: dok. https://pixabay.com/

Dalam buku berjudul Tafsir An-Nur Jilid 04 yang disusun oleh Prof. Dr. Teungku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy (2011:599) juga disebutkan bahwa surat Al Bayyinah memiliki kandungan yang berisi bantahan terhadap pendirian orang-orang kafir baik dari golongan musyrik maupun golongan ahli kitab.

Kandungan surat Al Bayyinah ini dapat langsung kita ketahui dalam surat Al Bayyinah yang dilengkapi terjemahan berikut ini:

لَمْ يَكُنِ الَّذِيْنَ كَفَرُوا۟ مِنْ أَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِيْنَ مُنْفَكِّينَ حَتَّىٰ تَأْتِيَهُمُ الْبَيِّنَةُ ﴿البينة:١

1. Orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tidak akan meninggalkan (agama mereka) sampai datang kepada mereka bukti yang nyata,

رَسُوْلٌ مِّنَ اللهِ يَتْلُوا۟ صُحُفًا مُّطَهَّرَةً ﴿البينة:٢

2. (yaitu) seorang rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang suci (Al Qur’an).

فِيْهَا كُتُبٌ قَيِّمَةٌ ﴿البينة:٣

3. di dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yang lurus (benar).

وَمَا تَفَرَّقَ الَّذِيْنَ أُوْتُوا۟ الْكِتٰبَ إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَآءَتْهُمُ الْبَيِّنَةُ ﴿البينة:٤

4. Dan tidaklah terpecah-belah orang-orang Ahli Kitab melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang nyata.

وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ اللهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ حُنَفَآءَ وَيُقِيْمُوا۟ الصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُوا۟ الزَّكَوٰةَ ۚ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِ ﴿البينة:٥

5. Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah, dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar).

إِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوا۟ مِنْ أَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِيْنَ فِى نَارِ جَهَنَّمَ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ ۚ أُو۟لٰٓئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ ﴿البينة:٦

6. Sungguh, orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam; mereka kekal didalamnya selama-lamanya. Mereka itu adalah sejahat-jahat makhluk.

إِنَّ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ الصّٰلِحٰتِ أُو۟لٰٓئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ ﴿البينة:٧

7. Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.

جَزَآؤُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِىْ مِن تَحْتِهَا الْأَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ أَبَدًا ۖ رَّضِىَ اللهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا۟ عَنْهُ ۚ ذٰلِكَ لِمَنْ خَشِىَ رَبَّهُ ﴿البينة:٨

8. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.

Dari kajian surat Al Bayyinah beserta terjemahannya di atas adalah adanya Allah menurunkan Alquran melalui Rasulullah sebagai bukti dan pembantah terhadap apa yang telah dipercayai kaum kafir. Tak hanya itu, kandungan surat Al Bayyinah di atas juga berisi perintah Allah kepada hamba-Nya untuk menyembah dan beribadah kepada Allah dengan niat yang murni dan lurus hanya karena Allah SWT.

Dalam surat Al Bayyinah juga dijelaskan apa saja ganjaran yang Allah berikan bagi orang kafir dan juga ganjaran bagi hamba Allah yang mau menunaikan ibadah dengan baik.

Pemaparan singkat mengenai kandungan surat Al Bayyinah ini bisa diresapi untuk memperdalam pengetahuan agama. (DAP)