Konten dari Pengguna

Kandungan Surat Al Fath Ayat 29 tentang Sahabat Nabi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi isi surat Al Fath ayat 29 dalam Alquran. Foto: dok. https://pixabay.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi isi surat Al Fath ayat 29 dalam Alquran. Foto: dok. https://pixabay.com/

Nabi dan juga para pengikut sekaligus sahabatnya merupakan tokoh-tohoh yang banyak diceritakan dalam Alquran. Salah satunya seperti yang dipaparkan dengan jelas dalam surat Al Fath ayat 29. Ayat tersebut rupanya mengandung makna tentang bagaimana sifat Rasulullah dan sahabat Nabi selama hidupnya.

Surat Al Fath yang termasuk golongan surat Madaniyah ini terdiri atas 29 ayat. Nama surat Al Fath ini memiliki arti kemenangan yang diambil dari kalimat “Fathan" yang terdapat dalam ayat pertama surah ini. Secara garis besar, surat ini membahas tentang bagaimana Nabi Muhammad dan para sahabatnya berhasil memenangkan peperangan.

Kandungan Surat Al Fath Ayat 29 dan Hikmah di Dalamnya

Surat Al Fath ayat 29 membahas secara khusus bagaimana sifat Rasulullah dan para sahabat Nabi dengan orang-orang kafir yang mereka hadapi. Hal tersebut seperti yang dipaparkan dalam buku berjudul Pendidikan Berbasis Al-Qur’an yang disusun oleh Dr. Zainal Arif, MA., ‎Dr. Zulfitria, M.Pd. (2021: 175) yang menuliskan dalam surat Al Fath ayat 29 disebutkan bahwa sifat Nabi Muhammad beserta pengikutnya itu bersikap keras kepada orang kafir, tetap berkasih sayang sesama mereka, senantiasa sholat dan beribadah untuk mencari keridhoan Allah.

Ilustrasi isi surat Al Fath ayat 29 dalam Alquran. Foto: dok. https://pixabay.com/

Untuk memahami lebih lengkap bagaimana isi dan kandungan surat Al Fath ayat 29, mari simak bacaan surat Al Fath ayat 29 yang disajikan lengkap dengan terjemahannya berikut ini:

مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ ٱللَّهِ ۚ وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥٓ أَشِدَّآءُ عَلَى ٱلْكُفَّارِ رُحَمَآءُ بَيْنَهُمْ ۖ تَرَىٰهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضْوَٰنًا ۖ سِيمَاهُمْ فِى وُجُوهِهِم مِّنْ أَثَرِ ٱلسُّجُودِ ۚ ذَٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِى ٱلتَّوْرَىٰةِ ۚ وَمَثَلُهُمْ فِى ٱلْإِنجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْـَٔهُۥ فَـَٔازَرَهُۥ فَٱسْتَغْلَظَ فَٱسْتَوَىٰ عَلَىٰ سُوقِهِۦ يُعْجِبُ ٱلزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ ٱلْكُفَّارَ ۗ وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ مِنْهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًۢا

Artinya: Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.

Dari pemaparan ayat tersebut, kita mengetahui bahwa Allah menjelaskan bagaimana Nabi dan para sahabatnya yang memiliki sifat keras terhadap orang-orang kafir namun tetap berkasih sayang. Tak hanya itu, dalam ayat ini juga disebutkan bagaimana Nabi dan para sahabatnya yang selalu mengutamakan ibadah untuk mencapai ridho Allah.

Dengan mengetahui apa isi kandungan surat Al Fath ayat 29, Anda dapat mempelajarinya dan mengambil hikmah yang bermanfaat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (DAP)