Konten dari Pengguna

Kandungan Surat Al Kafirun dan Keutamaan Membacanya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Surat Al Kafirun, Foto: Dok. devianart.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Surat Al Kafirun, Foto: Dok. devianart.com

Kandungan surat Al Kafirun berisi mengenai penegasan ketauhidan, bahwasanya tiada tuhan yang patut disembah kecuali Allah SWT. Al Kafirun merupakan surat ke seratus sembilan di dalam Al Quran. Surat Al KAfirun terdiri dari enam ayat dan termasuk ke dalam surat Makkiyah sebab diturunkan di kota Mekkah. Surat ini juga diturunkan setelah surat Al Maun. Al Kafirun sendiri memiliki arti “orang-orang kafir”. Dinamakan Al Kafirun, sebab surat ini memerintahkan Rasulullah SAW untuk menolak menyembah berhala milik orang-orang kafir.

Suatu hari Rasullullah SAW sedang berdakwah dalam menyebarkan agama islam. Namun ia mendapatkan godaan berupa harta, tahta, dan wanita dari orang-orang kafir Quraisy. Godaan tersebut disertai dengan segala macam persyaratan yang salah satunya adalah menyembah berhala. Maka dariitu diturunkanlah surat Al Kafirun.

Kandungan Surat Al Kafirun

Menurut beberapa tafsir, surat Al Kafirun memiliki kandungan dalam menolak tegas ajakan kaum kafir untuk menyembah berhala, walaupun hanya sesaat. Surat dengan enam ayat ini juga menegaskan bahwasanya tidak ada kompromi dalam perkara akidah. Surat Al KAfirun juga menunjukkan perbedaan sesembahan dan ibadah kaum muslim dengan kaum lainnya. Surat ini juga mengajarkan toleransi untuk tidak memaksa orang lain dalam beribadah dan menyembah tuhan.

Keutamaan Membaca Surat Al Kafirun

Berikut adalah keutamaan membaca surat Al Kafirun dilihat dari isi dan maknanya.

1. Membangun Pondasi Keimanan

Membaca surat ini dapat memperkuat pondasi keimanan. Sebab surat Al Kafirun berisikan ketundukan dan kepatuhan umat muslim terhadap Allah SWT.

2. Membangun Keberanian Mengahadapi Umat Kafir

Terdapat makna bahwa umat islam siap dalam melawan dan menentang umat kafir. Sebab agama islma tidak dapat disamakan dengan agama mereka.

3. Menjadi Pembeda antara Islam dan Kafir

Dalam surat Al Kafirun dijelaskan bahwa apa yang disembah, diikuti, dan apapun yang menjadi aturan Islam tidak sama dengan apa yang umat kafir yakini. Umat kafir tidak bisa menjadi muslim dan muslim tidak bisa menjadi seperti mereka.

4. Menghargai Perbedaan dan Keyakinan

Perbedaan dalam keyakinan pasti selalu hadir di dalam kehidupan. Maka dari itu perlu adanya pembeda. Sebagai sesama manusia, perlu menghargai manusia lain agar tidak menimbulkan konflik. Akan tetapi satu keyakinan dengan keyakinan lainnya tidak bisa disamakan.

Itulah makna dan keutamaan yang terkadung dalam surat Al Kafirun. Semoga kita dijauhkan dari kekafiran serta kekufuran atas nikmat Allah SWT ya!

(RYFA)