Kandungan Unsur Latar atau Setting dalam Sebuah Naskah Drama

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Drama adalah suatu karya sastra yang membutuhkan suatu naskah. Di dalam naskah drama tersebut, terdapat berbagai unsur intrinsic, seperti latar atau setting. Latar atau setting dalam sebuah naskah drama harus mengandung unsur suasana, tempat, dan waktu.
Ketiga unsur ini perlu dipahami oleh siswa agar siswa bisa memahami jalannya cerita dalam suatu naskah drama. Selain itu, pemahaman tentang unsur-unsur ini juga akan memudahkan siswa di ujian nanti.
Latar atau Setting dalam Sebuah Naskah Drama harus Mengandung Unsur Suasana, Tempat dan Waktu
Mengutip buku Evaluasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Dr. Laili Etika Rahmawati, S.Pd., M.Pd., Dr. Miftakhul Huda, S.Pd., M.Pd. (2022:179), drama ialah cerita yang memiliki konfilik manusia yang digambarkan melalui pentas dengan menggunakan action dan percakapan di hadapan para penonton.
Jika drama adalah pementasannya, maka naskah adalah teks ceritanya. Di dalam naskah drama terdapat salah satu unsur intrinsik yang disebut latar atau setting. Latar atau setting dalam sebuah drama harus mengandung unsur sebagai berikut:
1. Suasana
Seperti namanya, latar suasana menggambarkan suasana saat suatu adegan terjadi dalam drama. Misalnya, suasana yang mencekam, sunyi, ramai, dan lain sebagainya.
2. Tempat
Latar tempat menggambarkan tempat saat suatu adegan terjadi. Misalnya di pasar, di rumah, di lapangan, dan lain sebagainya
3. Waktu
Latar waktu menggambarkan waktu saat suatu adegan terjadi. Contohnya di pagi hari, siang hari, keesokan hari, dan lain-lain
Baca juga: Bagaimana Ciri-Ciri Umum Drama? Ini Jawabannya!
Unsur Intrinsik Lain dalam Naskah Drama
Selain latar atau setting, terdapat unsur intrinsik lain dalam naskah drama. Berikut penjelasannya:
Alur, yaitu susunan peristiwa dalam jalan cerita
Dialog, yaitu percakapan antar tokoh dalam drama
Penokohan, yaitu karakter tokoh dalam cerita drama
Tema, yaitu gagasan pokok dari suatu cerita drama
Sudut pandang, yaitu posisi seseorang dalam bercerita di naskah tersebut
Gaya bahasa, yaitu cara pengarang menceritakan drama dengan bahasa yang khas
Amanat, yaitu pesan yang bisa diambil dari suatu drama
Jadi, latar atau setting dalam sebuah naskah drama harus mengandung unsur suasana, tempat, dan waktu. Selain latar atau setting, masih ada unsur intrinsik lainnya dalam naskah drama seperti yang sudah dijelaskan di atas. (LOV)
