Konten dari Pengguna

Kapan Batas Waktu Sholat Tarawih? Ini Penjelasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Batas Waktu Sholat Tarawih. Sumber: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Batas Waktu Sholat Tarawih. Sumber: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

Batas waktu sholat tarawih merupakan aspek penting di bulan suci Ramadan. Selama bulan ini, umat Islam berpuasa dari fajar hingga terbenamnya matahari dan melakukan berbagai aktivitas keagamaan, seperti salat, amal, dan kontemplasi.

Salah satu salat utama di bulan Ramadan adalah tarawih, yaitu salat khusus yang dilakukan setelah salat Isya. Salat tarawih adalah salat sunah yang diucapkan secara berjamaah di masjid atau di rumah.

Batas Waktu Sholat Tarawih

Ilustrasi Batas Waktu Sholat Tarawih. Sumber: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

Dikutip dari Buku Pintar Salat, M. Khalilurrahman Al Mahfani, (hal 189), salat tarawih adalah salat malam atai qiyamul lail yang dilaksanakan pada bulan Ramadan.

Waktu salat tarawih dimulai setelah salat Isya dan berakhir sebelum salat Subuh. Namun, tidak ada batas waktu sholat tarawih secara khusus.

Waktu salat tarawih pada umumnya berbeda-beda antara satu daerah dengan daerah lain atau satu negara dengan negara lainnya. Hal ini bergantung pada pendapat masing-masing ulama atau lembaga keagamaan yang berwenang di daerah tersebut.

Dalam praktiknya, salat tarawih dapat dilakukan pada malam hari, setelah salat Isya, antara jam 8 malam hingga tengah malam. Namun, di beberapa tempat, ada juga yang melaksanakan salat tarawih setelah salat Subuh.

Yang terpenting adalah berusaha menjaga kualitas dan kesinambungan dalam melaksanakan salat tarawih di bulan Ramadan. Hal ini karena salat tarawih termasuk salat sunah yang paling dianjurkan di bulan Ramadan.

Tidak ada ayat khusus dalam Alquran yang menyebutkan salat tarawih. Namun, ada beberapa ayat dan hadis yang menganjurkan umat Islam untuk melaksanakan salat sunnah dan ibadah selama bulan Ramadan, termasuk salat tarawih.

Beberapa hadis yang berkaitan dengan salat Tarawih adalah sebagai berikut.

  • “Barangsiapa yang mengerjakan salat malam di bulan Ramadhan dengan iman dan mencari pahala Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (Al-Bukhari dan Muslim)

  • “Barangsiapa yang salat Tarawih bersama Imam sampai selesai, maka dicatat baginya salat semalaman.” (Tirmidzi)

  • “Ujilah sebagian salatmu di rumah, dan jangan jadikan rumahmu sebagai kuburan. Sesungguhnya Allah telah melarang bumi memakan jenazah para nabi.” (Muslim)

Hadis-hadis tersebut menekankan pentingnya salat sunah di bulan Ramadan, termasuk salat tarawih, sebagai salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah dan memohon ampun atas dosa-dosa.

Baca Juga: Tata Cara Salat Tarawih Sendirian di Rumah

Berkaitan dengan ketentuan di atas, jelas bahwa batas sholat tarawih dan witir punya aturan tersendiri, yakni usai salat Isya sampai jelang terbit fajar. (glg)