Kapan Natal dan Lebaran Bersamaan? Inilah Penjelasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Natal dan Lebaran merupakan dua di antara sekian hari raya yang dirayakan masyarakat di Indonesia. Tak jarang, beberapa orang bertanya kapan Natal dan Lebaran bersamaan?
Sebab, Lebaran dari tahun ke tahun semakin maju. Sehingga, suatu saat Natal dan Lebaran akan digelar secara bersamaan.
Kapan Natal dan Lebaran Bersamaan
Natal merupakan perayaan umat Kristiani yang diperingati setiap tahun pada tanggal 25 Desember. Hari tersebut merupakan peringatan dari kelahiran Yesus Kristus.
Sedangkan Lebaran atau Idulfitri merupakan perayaan umat Islam setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadan. Lebaran diperingati pada 1 Syawal pada kalender Hijriah.
Dengan tahun Hijriah terdiri dari 354 atau 355 dan tahun Masehi berjumlah 365 atau 366 atau tahun penanggalan Hijriah maju 11 hari dibandingkan dengan penanggalan Masehi membuat Lebaran selalu maju dari waktu ke waktu.
Terkait hal ini, Pusat Riset Antariksa Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap kapan Natal dan Lebaran bersamaan. Terlebih, dua perayaan ini bukan hal yang pertama kali.
Fenomena ini terjadi karena posisi Matahari, Bumi, dan Bulan terletak dalam satu garis lurus. Seperti yang dikutip dari laman brin.go.id,
“Hal ini dikarenakan saat bulan baru, Matahari, Bulan, dan Bumi terletak pada satu garis lurus jika diamati dari bidang tegak lurus ekliptika. Kondisi ini berimplikasi pada Bulan memiliki jarak sudut terdekat Matahari. Sedangkan, jika Bulan baru terlihat di atas ufuk sebelum bulan baru, masih dikategorikan sebagai bulan sabit akhir paling tua yang disebut muhaq.”
Tercatat pada tahun 1 Syawal 1388, Lebaran jatuh pada tanggal 21 Desember 1961 atau empat hari sebelum hari Natal. Kemudian pada 1 Syawal 1421 Hijriah jatuh pada 27 Desember 2000 atau terpaut 2 hari setelah perayaan hari Natal.
BRIN juga menjelaskan bahwa Natal dan Lebaran akan bersamaan sekitar 32-33 tahun sekali. Sehingga, diperkirakan peristiwa berikutnya terjadi pada tahun 2033. Sebab, Lebaran diperkirakan terjadi pada 23 Desember 2033 atau 2 hari sebelum Natal.
Kemudian, BRIN memperkirakan akan terjadi lagi peristiwa serupa pada tahun 2065. Tepatnya Lebaran diperkirakan akan jatuh pada tanggal 29 Desember 2065 atau empat hari setelah Natal.
Baca Juga: Kalender Maret 2025 serta Tanggal Merah dan Cuti Bersama yang Ada Hari Lebaran
Sekarang, sudah tahu kapan Natal dan Lebaran bersamaan bukan? Dengan bercampurnya kedua hari besar tersebut akan terjadi hal yang unik dan berdampingan yang mencerminkan tingginya toleransi masyarakat Indonesia.(MZM)
