Konten dari Pengguna

Kata Feminim atau Feminin yang Baku menurut KBBI

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kata Feminim atau Feminin yang Baku menurut KBBI (Foto: Priscilla Du Preez | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kata Feminim atau Feminin yang Baku menurut KBBI (Foto: Priscilla Du Preez | Unsplash.com)

Biasanya kalian menulis atau mengucapkan feminim atau feminin? Menurut kalian yang mana yang benar? Sekilas kelihatan dan terdengar sama ya, karena memang hanya berbeda satu huruf saja. Meskipun begitu, penulisan yang baku menurut KBBI hanya satu saja.

Mungkin ada di antara kalian yang bingung bagaimana penulisan yang benar. Karena terlihat mirip sekali. Tidak jarang orang malah menganggap feminim atau feminin itu sama saja. Pastinya hal ini salah. Karena dalam menggunakan bahasa ada aturan yang harus diikuti. Untuk mengetahui bagaimana penulisan yang benar, simak terus artikel ini ya.

Penulisan Feminim atau Feminin?

Ilustrasi Feminim atau Feminin (Foto: Dragonfly Ave | Unsplash.com)

Sebelum menjawab mana penulisan yang benar, kalian harus memahami bahasa atau kata baku terlebih dahulu. Dikutip dari Pedoman Kata Baku dan Tidak Baku Dilengkapi Ejaan Yang Disempurnakan oleh Waridah (2014), bahasa baku adalah ragam bahasa yang cara pengucapan dan penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar.

Bahasa baku biasanya dipakai di acara resmi atau formal seperti pidato, rapat, dan sebagainya. Bahasa tidak baku biasanya digunakan dalam kehidupan sehari-hari atau dalam situasi yang tidak formal.

Dilansir dari kbbi.kemdikbud.go.id, penulisan yang tepat adalah feminin. Berikut ini adalah arti kata feminin:

  1. Mengenai perempuan

  2. Bersifat perempuan

  3. Menyerupai atau seperti perempuan

Untuk memeriksa apakah suatu kata penulisannya sudah benar atau tidak, kalian bisa mencari kata yang dimaksud di KBBI.

Ciri-ciri Bahasa Baku

Bahasa baku juga memiliki ciri-ciri yang menjadi pembeda dengan bahasa tidak baku. Berikut adalah ciri-cirinya:

  • Tidak dipengaruhi bahasa daerah.

  • Tidak dipengaruhi bahasa asing.

  • Bukan merupakan ragam bahasa percakapan.

  • Pemakaian imbuhan secara eksplisit.

  • Pemakaian yang sesuai dengan konteks kalimat.

  • Tidak mengandung makna ganda atau tidak rancu.

  • Tidak mengandung arti pleonasme.

  • Tidak mengandung hiperkorek.

Fungsi Bahasa Baku

  • Pemersatu. Penggunaan bahasa baku dapat mempersatukan sekelompok orang menjadi satu kesatuan masyarakat bahasa.

  • Pemberi kekhasan. Dengan menggunakan bahasa baku maka akan menjadi pembeda dengan pemakai bahasa lainnya.

  • Pembawa kewibawaan. Dengan menggunakan bahasa baku maka si pengguna akan terlihat lebih berwibawa.

  • Kerangka acuan. Bahasa baku menjadi tolok ukur benar tidaknya pemakaian bahasa seseorang atau sekelompok orang.

Sekian penjelasan tentang kata feminim atau feminin yang baku menurut KBBI. Jadi, kata yang baku atau benar adalah feminin. (KRIS)