Kata-kata Bijak Perbaiki Sholatmu Maka Allah akan Perbaiki Hidupmu

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholat adalah cara kita untuk dekat denganNya dan meminta pertolongan ketika sedang susah. Untuk mengatasi permasalahan yang ada, sudah sepatutnya untuk menengok ke belakang dan evaluasi diri. Apabila bagi umat Muslim, apakah sholat yang kita laksanakan benar? Maka, sangatlah tepat apabila terdapat sebuah kata-kata bijak tentang perbaiki sholatmu maka Allah akan perbaiki hidupmu. Untuk mengetahui maksud dari kalimat tersebut, berikut penjelasannya.
Katkata Bijak Perbaiki Sholat Maka Allah akan Perbaiki Hidupmu
Dalam agama Islam, sholat menempati posisi yang sangat istimewa. Bahkan, sholat menjadi satu-satunya ibadah yang Nabi Muhammad SAW dapatkan langsung dari Allah SWT. Selain itu, setiap harinya, umat Muslim diwajibkan untuk menunaikan sholat lima waktu. Maka dari itu, ibadah sholat adalah ibadah yang sangat dekat dalam keseharian umat Muslim.
Meski sudah menjadi sebuah keseharian, nyatanya banyak dari kita yang masih salah dalam mengamalkan shalat sesuai ajaran dari Nabi Muhammad SAW.
Terdapat sebuah nasehat tentang ibadah yang satu ini yang berbunyi perbaiki sholatmu maka Allah akan perbaiki hidupmu.
Dikutip dari buku 40 hari Menuju Impian karya Sohirotul Ngain (2020:71), nasehat untuk memperbaiki sholat adalah hal utama dalam agama Islam. Memperbaiki kualitas sholat dan hubungan dengan Allah SWT, secara sendirinya hidup akan berubah.
Nabi Muhammad SAW menyampaikan kepada umatnya bahwa amalan pertama yang dihisab adalah sholat. Imam an-Nawawi menjelaskan dalam kitab Riyadhus Sholihin pada Bab 193 tentang Perintah Menjaga Shalat Wajib dan Larangan serta Ancaman yang Sangat Keras bagi yang Meninggalkannya menjelaskan sebuah hadits dari Abu Hurairah ra, Nabi Muhammad SAW bersabda,
Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Maka, jika shalatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil. Dan jika shalatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi. Jika berkurang sedikit dari shalat wajibnya, maka Allah Ta’ala berfirman, ‘Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki shalat sunnah.’ Maka disempurnakanlah apa yang kurang dari shalat wajibnya. Kemudian begitu pula dengan seluruh amalnya.” (HR. Tirmidzi, no. 413 dan An-Nasa’i, no. 466)
Dari hadits di atas, dapat diambil beberapa faedah, yakni:
Mendirikan sholat, maka bagus amalannya. Siapa yang sholatnya tidak baik, maka amalannya pasti rusak.
Allah SWT sangat menyayangi hambanya untuk menyempurnakah sholat wajib dengan sholat sunnah sebagai penutup kekurangannya.
Selain sebagai amalan yang pertama kali dihisab, sholat merupakan tempat untuk meminta pertolongan kepada Allah SWT. Allah SWT berfirman,
وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ
Artinya, “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu.” (QS. Al-Baqarah: 45)
Tak sampai itu saja, menyempurnakan sholat juga menegah dari perbuatan keji dan munkar. Allah SWT bersabda,
اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ
Artinya, “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (sholat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Semoga dengan mengetahui makna dari kata bijak perbaiki sholatmu maka allah akan perbaiki hidupmu dapat menambah semangat untuk menyempurnakan amalan yang satu ini sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.(MZM)
