Konten dari Pengguna

Kata Sandang dalam EYD Edisi V: Kaidah Penulisan Kata Si dan Sang

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Kata Sandang dalam EYD Edisi V: Kaidah Penulisan Kata Si dan Sang Sumber: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Kata Sandang dalam EYD Edisi V: Kaidah Penulisan Kata Si dan Sang Sumber: pixabay.com

Bangsa Indonesia memang memiliki banyak ragam bahasa yang menarik untuk dipelajari. Sebagai bahasa persatuan, Bahasa Indonesia memiliki kaidah kebahasaan tersendiri. Khususnya dalam hal ini, salah satu tujuan adanya kaidah kebahasaan adalah agar karya tulis atau tulisan Bahasa Indonesia menjadi lebih baik dan benar sesuai ketentuan. Hal ini termasuk dalam penulisan kata sandang dalam EYD edisi V.

Mengutip buku Article, Preposition dan Conjunction karya Retno Rianti (1:2020), article atau kata sandang dalam bahasa Inggris memberikan arti tambahan pada kata benda. Kata sandang dapat dimasukkan dalam kategori kata sifat terbatas (limiting adjective).

Kata sandang adalah kata yang berfungsi menentukan dan membatasi kata benda dan kata sifat. Kata sandang tidak memiliki makna tersendiri. Makna atau arti kata sandang bergabung dengan kata yang lainnya.

Kata Sandang dalam EYD Edisi V: Kaidah Penulisan kata Si dan Sang

Contoh kata sandang dalam Bahasa Indonesia adalah "Si" dan "Sang". Dalam menuliskan kata-kata tersebut ada kaidah kebahasaan yang perlu diperhatikan.

Berikut adalah kaidah penulisan kata sandang dalam EYD edisi V, untuk penulisan kata Si dan Sang:

Mengutip situs Kemdikbud, EYD (Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan) merupakan pedoman resmi yang dipergunakan bagi instansi pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar.

Peluncuran EYD Edisi V telah ditetapkan oleh Keputusan Kepala Badan No. 0321/I/BS.00.00/2021. Contoh penulisan kata "Si" dan "Sang" dalam EYD Edisi V yang dikutip dari situs resmi ejaan.kemdukbud.go.id:

1. Kata si dan sang ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya

Contoh kata "Si"

  • Surat itu dikembalikan kepada si pengirim.

  • Dalam cerita itu si Pitung berhasil menolong penduduk.

  • Toko itu memberikan hadiah kepada si pembeli.

Contoh kata "Sang"

  • Ibu itu menghadiahi sang suami kemeja batik.

  • Sang adik mematuhi nasihat sang kakak.

  • Harimau itu marah sekali kepada sang Kancil.

2. Kata sang ditulis dengan huruf awal kapital jika merupakan unsur nama Tuhan.

Contoh kata Sang untuk Tuhan

  • Kita harus berserah diri kepada Sang Pencipta.

  • Pura dibangun oleh umat Hindu untuk memuja Sang Hyang Widhi Wasa.

Ilustrasi: Kata Sandang dalam EYD Edisi V: Kaidah Penulisan Kata Si dan Sang Sumber: pixabay.com

Sebagai informasi, terdapat sekitar 50% perubahan kaidah pada EYD Edisi V. Perubahan tersebut mencakup penambahan kaidah baru, perubahan kaidah yang telah ada, perubahan redaksi, pemindahan kaidah, penghapusan kaidah, perubahan contoh, dan perubahan tata cara penyajian isi. Perubahan ini pun telah disesuaikan dengan kondisi terkini pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). EYD Edisi V berlaku mulai 16 Agustus 2022 sampai waktu yang belum ditentukan.

Itu dia ulasan kata sandang dalam EYD Edisi V tentang kaidah penulisan kata Si dan Sang. Semoga bermanfaat. (ANG)