Konten dari Pengguna

Kebalikan dari Sifat Kikir atau Pelit dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kebalikan dari sifat kikir atau pelit dalam bahasa Indonesia. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Kebalikan dari sifat kikir atau pelit dalam bahasa Indonesia. Sumber: unsplash.com

Sifat kikir atau pelit menjadi salah satu hal yang tidak disukai oleh banyak orang, termasuk orang Islam. Pasalnya, sifat kikir tersebut tidak hanya berdampak buruk bagi dirinya sendiri, tetapi juga orang lain. Adapun kebalikan dari sifat kikir atau pelit adalah dermawan. Yuk, simak penjelasan selengkapnya tentang sifat kikir atau pelit dalam artikel di bawah ini.

Kebalikan Sifat Kikir atau Pelit dalam Bahasa Indonesia

Kebalikan dari sifat kikir atau pelit. Sumber: unsplash.com

Mengutip dari buku Guru Kehidupan: Memetik Hikmah Menebar Maslahah karya Agus Salim (2018:63), kebalikan dari sifat kikir atau pelit ialah dermawan. Dalam agama Islam, istilah kikir juga dikenal sebagai sifat bakhil.

Bakhil ini menjadi sifat yang harus dihindari oleh setiap umat muslim karena termasuk ke dalam perilaku tercela dan juga berakibat buruk di dunia maupun akhirat. Sebab, bisa dibilang sifat bakhil merupakan penyakit rohani yang bisa menimpa kepada orang yang kesehariannya terlalu mementingkan sifat keduniawian, seperti harta, cinta, dan lainnya.

Dalam Surat Ali Imran ayat 180, Allah SWT juga pernah berfirman tentang sifat bakhil yang berbunyi sebagai berikut.

وَلَا يَحۡسَبَنَّ الَّذِيۡنَ يَبۡخَلُوۡنَ بِمَاۤ اٰتٰٮهُمُ اللّٰهُ مِنۡ فَضۡلِهٖ هُوَ خَيۡـرًا لَّهُمۡؕ بَلۡ هُوَ شَرٌّ لَّهُمۡؕ سَيُطَوَّقُوۡنَ مَا بَخِلُوۡا بِهٖ يَوۡمَ الۡقِيٰمَةِؕ وَ لِلّٰهِ مِيۡرَاثُ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِؕ وَاللّٰهُ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ خَبِيۡرٌ

Wa laa yahsabannal laziina yabkhaluun bimaa aataahumul lahu min fadilhii huwa khairal lahum bal huwa sharrul lahum sayutaw waquuna maa bakhiluu bihii Yawmal Qiyaamah; wa lillaahi miiraasus samaawaati wal ard; wallaahu bimaa ta'maluuna Khabiir.

Artinya, "Dan jangan sekali-kali orang-orang yang kikir dengan apa yang diberikan Allah kepada mereka dari karunia-Nya mengira bahwa (kikir) itu baik bagi mereka, padahal (kikir) itu buruk bagi mereka. Apa (harta) yang mereka pikirkan itu akan dikalungkan (di lehernya) pada hari Kiamat. Milik Allah-lah warisan (apa yang ada) di langit dan di bumi. Allah Maha teliti apa yang kamu kerjakan."

Jadi, kita sebagai sesama manusia harus senantiasa menghindari sifat kikir atau pelit tersebut. Tidak hanya bagi umat muslim, tapi kepada seluruh umat beragama lainnya. Semoga informasi tentang lawan kata dari sifat kikir atau pelit dalam bahasa Indonesia dapat bermanfaat bagi Anda. (Anne)