Konten dari Pengguna

Kegunaan Proyeksi dalam Sebuah Peta beserta Syarat dan Jenis-Jenisnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kegunaan Proyeksi dalam Sebuah Peta Bumi   Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Kegunaan Proyeksi dalam Sebuah Peta Bumi Foto:Unsplash

Peta merupakan bentuk muka bumi yang digambarkan dalam bidang datar dan diperkecil melalui sistem proyeksi peta. Proyeksi dalam sebuah peta berguna untuk menampilkan gambaran wilayah dari bentuk lengkung ke bidang datar. Simak kegunaan beserta syarat dan jenis-jenisnya dalam tulisan berikut ini.

Baca juga: Mengenal Proyeksi Peta dan Jenis-Jenisnya untuk Membuat Peta.

Kegunaan Proyeksi dalam Sebuah Peta

Ilustrasi Kegunaan Proyeksi dalam Sebuah Peta Foto:Unsplash

Pengertian proyeksi peta adalah fungsi yang merelasikan koordinat titik-titik yang terletak di atas permukaan suatu kurva ke koordinat titik-titik yang terletak di atas bidang datar. Proyeksi dalam sebuah peta berguna untuk memindahkan pola-pola atau unsur-unsur yang terdapat di suatu permukaan bumi, dengan menggunakan rumus-rumus matematis tertentu.

Syarat dan Jenis-Jenis Proyeksi Peta

Kegunaan Proyeksi dalam Sebuah Peta Foto:Unsplash

Diambil dari buku Sistem Informasi Geografis yang disusun oleh Ni Nyoman Supuwiningsih, Muhammad Rusli (2020:27), syarat yang dipenuhi dalam proyeksi peta yaitu;

  1. Jarak-jarak di atas peta akan tetap sama dengan jarak-jarak sebagaimana di permukaan bumi (dengan menggunakan skala).

  2. Sudut, arah, atau bentuk unsur di atas peta akan sama dengan sudut atau arah dan bentuk unsur di permukaan bumi.

  3. Luas unsur di atas peta akan tetap sama dengan luas unsur di permukaan bumi (dengan menggunakan skala).

Adapun jenis-jenis proyeksi peta adalah sebagai berikut;

1. Menurut bidang proyeksi akan digunakan

  • Proyeksi azimuthal: menggunakan bidang datar sebagai bidang proyeksi.

  • Proyeksi kerucut: menggunakan kerucut (dapat didatarkan tanpa mengalami perubahan dan kerusakan) sebagai bidang proyeksi.

  • Proyeksi silinder: menggunakan silinder sebagai bidang proyeksi.

2. Menurut kedudukan garis karakterisitik

  • Proyeksi normal: proyeksi yang garis karakteristiknya berimpit dengan sumbu bumi.

  • Proyeksi miring: proyeksi yang garis karakteristiknya membentuk sudut terhadap sumbu bumi.

  • Proyeksi transversal: proyeksi yang garis karakteristiknya tegak lurus terhadap sumbu bumi.

3. Menurut ciri-ciri aslinya

  • Proyeksi akuidistan: proyeksi yang mempertahankan jarak di atas peta sama dengan jarak di permukaan bumi.

  • Proyeksi conform: proyeksi yang mempertahankan sudut dan arah di atas peta sama dengan sudut dan arah di permukaan bumi.

  • Proyeksi ekuidistan: proyeksi yang mempertahankan luas di atas peta sama dengan luas di atas permukaan bumi.

Proyeksi dalam sebuah peta berguna untuk memindahkan unsur-unsur titik, garis, dan sudut dari permukaan bumi ke bidang datar dengan menggunakan rumus-rumus proyeksi peta. Tujuan proyeksi peta adalah tercapainya kondisi yang diinginkan, yaitu mempertahankan unsur aslinya.(DK)