Kegunaan Transformator dalam Pendistribusian Listrik

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu komponen penting dalam pendistribusian listrik adalah transformator. Transformator digunakan untuk mengubah suatu besaran listrik hingga akhirnya bisa digunakan oleh konsumen dengan aman.
Secara garis besar, transformator bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu transformator step up dan step down. Kedua jenis transformator ini mempunyai fungsi yang berlawanan.
Kegunaan Transformator
Menurut Faraday dan Kelistrikan, Neny Anggraeni (2010: 39), transformator merupakan alat yang digunakan untuk mengubah tegangan bolak-balik dari satu nilai ke nilai lainnya. Tanpa transformator, sebagian besar motor listrik di rumah tak bisa digunakan.
Lantas, transformator digunakan untuk apa? Dari pengertian di atas dapat diketahui bahwa transformator berkaitan dengan salah satu besaran listrik, yaitu tegangan. Lebih tepatnya, transformator merupakan alat untuk menurunkan atau menaikkan tegangan.
Lantas mengapa transformator diperlukan? Jadi setelah dihasilkan oleh pembangkit listrik, tegangan listrik dinaikkan oleh transformator. Dengan demikian, arus listrik bisa dialirkan secara efisien dan efektif karena nilainya tak terlalu tinggi.
Lalu saat berada di gardu induk, tegangan listrik diturunkan lagi dengan transformator untuk memasuki gardu distribusi. Di gardu distribusi, tegangan listrik diturunkan sehingga bisa masuk ke rumah, perkantoran, maupun bangunan-bangunan konsumen lainnya.
Di bangunan-bangunan tersebut, tegangan listrik juga diturunkan menggunakan transformator. Dengan demikian, listrik dapat digunakan oleh berbagai peralatan dengan aman.
Jenis-Jenis Transformator dalam Pendistribusian Listrik
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, ada dua jenis transformator yang biasanya digunakan dalam pendistribusian listrik secara garis besar. Berikut uraiannya.
1. Transformator Step Up
Transformator ini berguna untuk menaikkan tegangan seperti yang digunakan setelah listrik keluar dari pembangkitnya. Tegangan listrik ini bisa ditingkatkan dengan membuat lilitan sekunder lebih banyak daripada primer dengan ketebalan lebih sedikit.
2. Transformator Step Down
Transformator ini berguna untuk menurunkan tegangan seperti yang digunakan di gardu induk, distribusi, dan rumah-rumah. Tegangan listrik ini bisa diturunkan dengan membuat lilitan sekunder lebih sedikit daripada primer, namun lebih tebal.
Baca juga: Apa Fungsi Generator pada Pembangkit Listrik? Ini Jawabannya
Jadi dalam pendistribusian listrik, transformator digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan. Transformator yang bisa menaikkan tegangan listrik disebut step up. Lalu, transformator yang bisa menurunkan tegangan listrik disebut step down. (LOV)
