Konten dari Pengguna

Kelemahan dari Transmisi Penggerak Roda Depan di Dunia Otomotif

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa Kelemahan dari Transmisi Penggerak Roda Depan, Sumber Unsplah Samuele Errico Piccarini
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa Kelemahan dari Transmisi Penggerak Roda Depan, Sumber Unsplah Samuele Errico Piccarini

Ada tiga jenis sistem penggerak pada mobil. Salah satunya adalah sistem penggerak roda depan atau FWD. Meski sering digunakan, ternyata sistem ini mempunyai kelemahan. Apa kelemahan dari transmisi penggerak roda depan?

Jawaban dari pertanyaan ini perlu diketahui oleh masyarakat yang ingin membeli mobil baru sebagai bahan pertimbangan. Selain itu, para pencinta dunia otomotif dan mekanik juga perlu mengetahuinya agar semakin memahami seluk-beluk mobil.

Apa Kelemahan dari Transmisi Penggerak Roda Depan? Ini Jawabannya pada Mobil

Ilustrasi Apa Kelemahan dari Transmisi Penggerak Roda Depan, Sumber Unsplash CHUTTERSNAP

Mobil dengan transmisi penggerak roda depan kerap dipilih oleh masyarakat karena suara dan getarannya yang lebih halus. Selain itu, mobil dengan sistem ini bisa melaju dengan lebih efisien karena respon mesin dapat tersalurkan dengan maksimal.

Bagaimanapun juga, semua sistem mempunyai kelemahannya masing-masing termasuk penggerak roda depan. Apa kelemahan dari transmisi penggerak roda depan? Ini jawabannya menurut buku Pengetahuan Komponen Mobil: Edisi Revisi, Drs. Daryanti (2021: 92).

  • Mesin membutuhkan ruang lebih banyak. Begitu pula dengan tata letaknya. Hal ini membuat biaya perawatan lebih mahal dan harus dikerjakan dengan lebih teliti

  • Sistem mesin, penggerak, dan kemudi berada di bagian depan semu. Jadi, rangkaian suspensinya lebih rumit. Hal ini menyebabkan kerja komponen suspense serta kemudi lebih berat sehingga lebih cepat aus.

  • Perlu hati-hati bila mewati jalan berlubang agar tidak menabraknya terlalu keras. Beberapa komponen menjadi lebihi rentang sehingga mudah rusak jika terbentur. Akibatnya, mobil menjadi tidak nyaman dikendarai karena ada getaran keras

  • Roda depan lebih cepat aus karena mempunyai fungsi ganda, yaitu penggerak dan pengendali

  • Saat melewati jalan menanjak, tenaga yang diperoleh mobil berasal ari tarikan, bukan dorongan. Hal ini membuat performanya tidak sebaiik mobil penggerak roda belakang

  • Mobil rawan selip saat menikung karena ban depan mendapatkan beban yang lebih besar saat mengerem

  • Lebih susah parkir terutama paralel yang sempit karena radius belok ban terbatas akibat adanya drive shaft

Baca juga: Alasan Memilih Mobil Hybrid Dibandingkan dengan Mobil Listrik

Ada delapan jawaban untuk pertanyaan “apa kelemahan dari transmisi penggerak roda depan?” di dunia otomotif. Kedelapan jawaban ini membuat mobil dengan sistem penggerak roda depan lebih cocok untuk keperluan keluarga di jalanan kota. (LOV)