Kepanjangan ASEAN: Sejarah, Anggota, dan Tujuannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi kamu yang masih menjadi pelajar, pasti sering mendengar istilah tentang ASEAN. Istilah ini sering disebut di buku pelajaran ataupun di media sosial. Lalu, apa kepanjangan ASEAN yang benar?
Sejarah ASEAN
ASEAN merupakan singkatan dari Association of Southeast Asian Nations. ASEAN adalah organisasi ekonomi dan geopolitik yang hanya beranggotakan negara-negara di Asia Tenggara.
Sejarah ASEAN diawali dengan kesamaan yang dimiliki oleh negara-negara pendirinya dan konflik yang terjadi di masa itu.
Contoh konflik tersebut yaitu konflik militer yang terjadi di Kamboja, Laos, dan Vietnam. Selain itu, ada pula konflik bilateral yang terjadi antara Kamboja dan Vietnam serta Indonesia dan Malaysia.
Dikarenakan merasa senasib, beberapa pemimpin memiliki inisiatif untuk menciptakan perdamaian dan keamanan untuk kawasan Asia Tenggara, sehingga terbentuklah ASEAN.
Anggota negara ASEAN
Anggota ASEAN terdiri dari 10 negara. Berikut adalah kumpulan anggota ASEAN beserta tanggal bergabungnya.
• Indonesia: 8 Agustus 1967
• Malaysia: 8 Agustus 1967
• Singapura: 8 Agustus 1967
• Thailand: 8 Agustus 1967
• Filipina: 8 Agustus 1967
• Brunei Darussalam: 8 Januari 1984
• Vietnam: 28 Juli 1995
• Laos: 23 Juli 1997
• Myanmar: 23 Juli 1997
• Kamboja: 30 April 1999
Tujuan Berdirinya ASEAN
Berikut adalah tujuan berdirinya ASEAN yang perlu diketahui:
Mempercepat kemajuan sosial, pengembangan kebudayaan, dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara.
Meningkatkan stabilitas dan perdamaian regional yang direalisasikan dengan saling menghormati keadilan dan taat hukum di dalam hubungan antar negara se-Asia Tenggara dan mematuhi prinsip-prinsip Piagam PBB agar tidak memicu penyalahgunaan wewenang.
Meningkatkan kerjasama yang aktif dan saling membantu antarnegara anggota dalam memecahkan persoalan yang berkaitan dengan kepentingan bersama, baik dalam lingkup ekonomi, ilmu pengetahuan, administrasi, budaya, sosial, dan budaya.
Membina dan menjalin kerjasama yang lebih efektif untuk meningkatkan hasil industri, pertanian, perluasan perdagangan dalam komoditas internasional, perbaikan sarana dan prasarana komunikasi, serta transportasi, dan peningkatan taraf hidup masyarakat dari masing-masing negara anggota.
Melakukan peningkatan kualitas ilmu pengetahuan di antara anggota.
Saling membantu sarana pelatihan dan penelitian untuk tujuan administrasi, pendidikan, profesional, dan teknik.
Menjaga hubungan baik dengan organisasi internasional yang mempunyai tujuan dan visi yang sama, serta membuka peluang untuk menjalin hubungan yang lebih dekat.
Dengan mengetahui sejarah, anggota, dan tujuan berdirinya ASEAN, maka kita dapat lebih mengenal organisasi Negara-negara Asia Tenggara tersebut. Sebab, Indonesia juga termasuk bagian dari ASEAN yang turut mendukung adanya perdamaian dan keamanan internasional.
(DLA)
