Konten dari Pengguna

Kepanjangan BPUPKI dan Tugasnya dalam Sejarah Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk kepanjangan BPUPKI, sumber foto: belajar.kemendikbud.go.id
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk kepanjangan BPUPKI, sumber foto: belajar.kemendikbud.go.id

BPUPKI merupakan sebuah organisasi yang dibentuk sebagai perwujudan janji pemerintah jepang untuk memerdekaan bangsa Indonesia. Dalam bahasa Jepang, BPUBPKI dikenal dengan sebutan Dokuritsu Junbi Cosakai. Adapun kepanjangan BPUPKI ialah Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia.

Informasi terkait kepanjangan BPUPKI beserta tugasnya merupakan hal penting yang perlu diketahui oleh masyarakat Indonesia. Pasalnya BPUPKI termasuk organisasi yang terbentuk dalam perjalanan panjang sejarah kemerdekaan RI dalam meraih kebebasan dari belenggu penjajahan. Dengan mengetahui informasi tentang BPUPKI, maka kita juga tergolong tengah mengenal sejarah perjuangan bangsa kita untuk mendapatkan kedaulatan.

Agar kita bisa semakin menghargai usaha para pahlawan yang telah memerdekaan bangsa dan negara Indonesia, maka kita perlu memahami apa kepanjangan BPUPKI, tugas serta alasan dibentuknya organisasi tersebut dalam upaya memerdekaan NKRI.

Mengenal Tugas dan Tujuan Dibentuknya BPUPKI

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kepanjangan BPUPKI adalah Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Berdasarkan nama organisasi tersebut, maka tujuan utama dibentuknya BPUPKI ialah untuk mempelajari dan menyelidiki hal-hal yang berkaitan dengan pembentukan negara Indonesia, salah satunya ialah merumuskan dasar negara yang akan diaplikasikan paska kemerdekaan bangsa.

Sumber foto: belajar.kemendikbud.go.id

Mengutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial, Sugihartono, dkk. (2008: 141), BPUPKI diresmikan secara sah pada tanggal 28 Mei 1945 di gedung Cuo Sangi In jalan Pejambon Jakarta (sekarang Gedung Departemen Luar Negeri). Adapun peresmian BPUPKI tersebut menghasilkan struktur organisasi sebagai berikut:

  • Ketua: Dr. Rajiman Wedyodiningrat

  • Ketua Muda: Icibangase Yosio

  • Wakil Ketua/ Sekertaris: R.P. Surono

  • Anggota: 60 orang Indonesia ditambah 7 perwakilan Jepang yang bersifat tanpa hak suara

Sebagai Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia, BPUPKI memiliki tugas dan tanggungjawab seperti berikut:

  1. Membahas dan menyusun rancangan dasar negara Indonesia

  2. Merancangan falsafah dan dasar negara Indonesia

  3. Menetapkan Undang-undang Dasar Negara Indonesia

  4. Membentuk Panitia Sembilan untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia

Dalam menyelesaikan tugas tadi, BPUPKI pun menyusun beberapa agenda sidang untuk membahas hal-hal penting terkait persiapan kemerdekaan Indonesia. Adapun sidang BPUPKI terdiri dari 2 sidang dengan agendanya masing-masing. Berikut informasinya:

  • Sidang Pertama BPUPKI (29 Mei – 1 Juni 1925), membahas perumusan dasar negara Indonesia (perumusan Pancasila) dan menghasilkan rancangan berupa Piagam Jakarta.

  • Sidang Kedua BPUPKI (10-17 Juli 1945), membahas rancangan Undang-Undang Dasar atau UUD 1945 dengan membentuk pula Panitia Perancang UUD yang diketuai oleh Ir. Soekarno.

Demikianlah informasi singkat terkait kepanjangan BPUPKI beserta tugasnya yang perlu diketahui masyarakat Indonesia guna mengenal sejarah panjang bangsa dalam meraih kemerdekaan. Semoga ulasan tersebut dapat bermanfaat! (HAI)