Konten dari Pengguna

Kesan yang Terbentuk dari Warna yang Mempunyai Intensitas Tinggi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Warna yang Mempunyai Intensitas yang Tinggi akan Berkesan. Sumber: Unsplash/Robert Katzki
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Warna yang Mempunyai Intensitas yang Tinggi akan Berkesan. Sumber: Unsplash/Robert Katzki

Warna merupakan media bagi manusia untuk mengekspresikan kesan tertentu. Hal tersebut dapat terlihat dari keberagaman kesan mengenai intensitas warna. Warna yang mempunyai intensitas yang tinggi akan berkesan mencolok serta tegas.

Berbeda dengan warna yang mempunyai intensitas tinggi, warna dengan intensitas rendah atau lemah mempunyai kesan lembut atau redup. Selain kesan berdasarkan intensitasnya, warna juga dapat mempunyai filosofi sesuai dengan variasi yang tersedia.

Warna yang Mempunyai Intensitas yang Tinggi akan Berkesan Tegas

Ilustrasi Warna yang Mempunyai Intensitas yang Tinggi akan Berkesan. Sumber: Unsplash/Hamed Daram

Warna adalah sarana bagi manusia untuk mengekspresikan perasaan, gagasan, serta pemikiran. Hal itu dapat terjadi karena warna mempunyai banyak kesan dengan keberadaan ragam intensitas dan variasi.

Warna yang mempunyai intensitas yang tinggi akan berkesan mencolok dan tegas. Dikutip dari buku The Art of Embroidery Designs, Yuliarma (2016: 86), warna dengan intensitas kuat atau terang akan sangat menarik perhatian.

Kondisi tersebut berbeda dengan warna yang memiliki intensitas rendah atau lemah. Warna dengan intensitas lemah justru menimbulkan kesan lembut atau redup.

Macam-Macam Filosofi yang Terbentuk dari Variasi Warna

Ilustrasi Warna yang Mempunyai Intensitas yang Tinggi akan Berkesan. Sumber: Unsplash/Daniele Levis Pelusi

Permainan intensitas tinggi atau rendah merupakan salah satu cara untuk menimbulkan kesan melalui warna. Selain cara tersebut, manusia juga dapat menimbulkan kesan dari filosofi warna.

Dikutip dari buku Lurik – Pesona, Ragam, dan Filosofi, Musman (2015: 24 – 25), berikut adalah ragam arti atau filosofi yang terdapat dalam warna.

1. Hitam

Warna hitam sering kali digunakan untuk menunjukkan kekuatan dan ketegasan seseorang. Selain itu, warna hitam juga memiliki arti kuat dan canggih.

2. Abu-Abu

Warna abu-abu memiliki arti serius, dapat diandalkan, dan stabil. Warna abu-abu juga termasuk warna alam yang permanen. Misalnya, batu atau karang.

3. Biru

Warna biru memiliki arti ketenangan, sensitif, dapat diandalkan, dan kepercayaan. Selain itu, biru juga merupakan lambang keamanan, teknologi, kebersihan, serta keteraturan.

Baca juga: Warna Kuning dan Ungu termasuk Jenis Warna Apa? Ini Jawabannya

Demikian diketahui bahwa warna yang mempunyai intensitas yang tinggi akan berkesan mencolok serta tegas. Selain dapat menimbulkan kesan dari intensitasnya, warna juga memiliki filosofi tersendiri berdasarkan variasinya, seperti hitam, abu-abu, dan biru. (AA)