Ketahui Unsur-Unsur Pembangun Cerpen dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cerpen merupakan salah satu karya sastra yang banyak dibaca oleh masyarakat. Agar cerpen menarik untuk dibaca, terdapat unsur-unsur pembangun di dalamnya. Unsur-unsur pembangun cerpen terbagi menjadi dua.
Unsurnya adalah intrinsik dan ekstrinsik. Tanpa kedua unsur tersebut, sebuah cerpen tidak akan sempurna.
Mengenal Unsur-Unsur Pembangun Cerpen
Siapa yang tidak pernah membaca cerpen? Mungkin hampir semua orang pernah membaca cerpen atau cerita pendek. Cerpen biasanya dapat ditemui di buku pelajaran Bahasa Indonesia, buku khusus anak-anak, dan lain sebagainya.
Dikutip dari buku Mengenali dan Menuliskan Ide Menjadi Cerpen, Kerti (2020), cerita pendek (cerpen) adalah merupakan bagian dari bentuk prosa baru yang terus berkembang sampai saat ini dengan berbagai dinamikanya.
Cerpen dibangun oleh beberapa unsur. Apa saja unsur-unsur pembangun cerpen?
1. Unsur Intrinsik
Unsur intrinsik dapat diartikan sebagai unsur pembangun cerpen dari dalam. Terdapat beberapa unsur intrinsik sebagai berikut.
Tema
Tema dapat diartikan sebagai ide yang menjadi latar belakang suatu cerita. Biasanya tema tidak ditulis secara eksplisit oleh penulis. Untuk mengetahui tema, maka pembaca harus membaca keseluruhan isi cerita pendek tersebut. Biasanya cerpen memiliki tema sejarah, persahabatan, percintaan, dan lain sebagainya.
Tokoh
Tokoh merupakan para pelaku yang ada di sebuah cerita. Pada sebuah cerita, terdapat tiga jenis tokoh, yatu antagonis, protagonis, dan tritagonis.
Penokohan
Penokohan merupakan cara penulis dalam menggambarkan karakter tokoh. Cara penggambaran tokoh yaitu dengan teknik analitik dan dramatik.
Selain itu, masih ada unsur intrinsik lainnya. Misalnya adalah alur, latar, amanat, sudut pandang, dan gaya bahasa.
2. Unsur Ekstrinsik
Sementara unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur yang berasal dari luar cerpen. Berikut unsur ekstrinsik cerita pendek.
Latar Belakang Masyarakat
Unsur ekstrinsik yang pertama adalah latar belakang masyarakat. Latar belakang tersebut biasanya tentang adat istiadat, keadaan, atau interaksi yang terjalin di dalam cerita pendek.
Nilai dan norma
Cerpen biasanya dibuat menyesuaikan dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Norma yang berlaku tersebut misalnya adalah norma agama, norma hukum, norma kesusilaan, dan norma kesopanan.
Baca juga: Memahami di Mana Tahapan Resolusi pada Teks Cerpen
Jadi, unsur-unsur pembangun cerpen adalah unsur intrinsik dan ekstrinsik. Kedua unsur tersebut biasanya akan dipelajari secara lebih mendalam di pelajaran Bahasa Indonesia. (FAR)
