Ketentuan Shalat Witir di Bulan Ramadan

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketentuan shalat witir perlu dipahami bagi umat muslim yang ingin melaksannakannnya di bulan Ramadan. Seperti yang diketahui, bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan kebaikan.
Setiap orang berlomba-lomba melakukan perbuatan baik untuk meraih pahala dan rahmat dari Allah. Jika ingin menunaikan salat witir, maka segala ketentuannya perlu diikuti agar bernilai sah dan diterima Allah Swt.
Ketentuan Shalat Witir
Mengutip buku Bahan Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VIII oleh Dini Harwanti (2020), salat witir dikerjakan setelah salat tarawih di bulan Ramadan. Ketentuan shalat witir di bulan Ramadan cukup banyak, mulai dari niat salat, jumlah rakaat, beserta tata caranya. Adapun ketentuan tersebut antara lain:
1. Niat Salat Witir
Inilah bacaan niat sholat witir sesuai jumlah rakaatnya:
a. Niat Salat Witir Satu Rakaat
أُصَلِّيْ سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushallî sunnatan minal witri rak'atan lillahi ta'âlâ
Artinya: "Aku niat sholat sunnah witir satu rakaat karena Allah ta'ala."
b. Niat Salat Witir Dua Rakaat
أُصَلِّيْ سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushallî sunnatan minal witri rak'ataini lillahi ta'âlâ
Artinya: "Aku niat sholat sunnah witir dua rakaat karena Allah ta'ala."
2. Jumlah Rakaat Salat Witir
Pada dasarnya, tidak ada hitungan jumlah rakaat secara khusus pada salat witir. Jadi, umat muslim bisa mengerjakan sesuai kemampuannya, asalkan jumlah rakaatnya ganjil.
Umat muslim diperbolehkan mengerjakan sholat witir dalam satu, tiga, lima rakaat, dan seterusnya. Hal ini sesuai dengan hadist berikut:
اَلْوِتْرُ حَقٌّ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ، مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِخَمْسٍ فَلْيَفْعَلْ، وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِثَلَاثٍ فَلْيَفْعَلْ، وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِوَاحِدَةٍ فَلْيَفْعَلْ
Artinya: "(Shalat) witir adalah hak bagi semua umat Islam, maka barang siapa yang suka untuk melakukan witir dengan lima rakaat, maka lakukanlah. Barang siapa yang suka melakukan witir dengan tiga rakaat, maka lakukanlah. Dan, barang siapa yang yang suka melakukan sholat witir dengan satu rakaat, maka lakukanlah." (HR Abu Dawud, An-Nasa'i, dan Ibnu Majah).
Jumlah rakaat dalam salat witir yang paling sedikit adalah satu rakaat. Namun, jika hal ini dilakukan terus-menerus tanpa uzur tertentu, maka hukumnya makruh. Oleh karena itu, salat witir tiga rakaat lebih baik dibandingkan satu rakaat.
3. Tata Cara Melakukan Salat Witir
Tata cara salat witir perlu dilakukan dengan tertib. Adapun tata caranya yakni sebagai berikut:
Niat
Takbiratul ihram
Membaca Al-Fatihah
Ruku'
I'tidal
Sujud
Duduk di antara dua sujud
Sujud kedua
Tasyahud Akhir
Salam
Baca juga: Bacaan Doa Setelah Sholat Tarawih Sesuai Sunnah
Ketentuan shalat witir di bulan Ramadan yang dijelaskan di atas bisa diamalkan. Dengan begitu, diharapkan amalan yang dikerjakan tersebut bisa sesuai syariat Islam. (DLA)
