Keunikan Baju Bodo, Pakaian Adat Bugis yang Paling Populer

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sulawesi Selatan diperkaya berbagai budaya yang unik, salah satunya keunikan pakaian adat Bugis. Pakaian adat suku Bugis memiliki corak khas lokal masyarakat setempat yang dipadukan dengan corak ketimuran.
Pakaian adat Sulawesi Selatan untuk laki-laki adalah jas hitam yang dipadukan dengan sarung sebagai penutup bagian bawah. Sedangkan pakaian adat untuk perempuan adalah blus dengan berbagai pernak-pernik yang mempercantik baju tersebut.
Keunikan Pakaian Adat Bugis
Dikutip dari situs resmi student-activity.binus.ac.id, terdiri dari berbagai jenis pakaian, tetapi pakaian adat Bugis yang paling terkenal adalah Baju Bodo. Wajar saja Baju Bodo menjadi pakaiat adat Bugis yang paling terkenal, karena baju ini juga merupakan salah satu pakaian adat tertua di dunia.
Nama Baju Bodo adalah penamaan di kota Makassar. Nama‘Bodo’ sendiri berarti ‘pendek’. Sedangkan di dalam Bugis, pakaian adat yang unik ini disebut dengan Waju Ponco.
Baju segi empat yang menyerupai balon ini dahulu dipakai tanpa lapisan dalaman, sehingga memperlihatkan aurat dan dipadukan dengan sehelai sarung yang menutupi bagian pinggang ke bawah.
Namun, setelah masuknya Islam ke Sulawesi Selatan, Baju Bodo mengalami perubahan berupa ditambahkannya lapisan dalaman yang serasi dengan warna Baju Bodo itu sendiri, tetapi dengan warna yang lebih terang.
Sedangkan bawahannya berupa sarung sutra dengan warna yang senada dengan atasannya. Para wanita suku Bugis juga menyematkan aksesoris ketika mengenakan Baju Bodo, seperti kalung dan hiasan kepala.
Ciri khas pakaian adat Bugis ini adalah:
Berbahan organza dengan potongan yang sederhana
Berwarna cerah mencolok
Berlengan pendek, yakni setengah atas dari siku lengan
Berbentuk segi empat
Dihiasi sedikit motif
Warna Baju Bodo
Berdasarkan adat istiadat suku Bugis, setiap warna Baju Bodo memiliki arti tersendiri, berupa usia dan martabat pemakainya sebagai berikut:
Ungu: seluruh janda yang tinggal di Sulawesi Selatan
Putih: perempuan dari kalangan pembantu dan dukun
Hijau: perempuan dari kalangan bangsawan
Merah: perempuan yang berusia sekitar 17-25 tahun
Merah dan jingga: perempuan yang berusia sekitar 10-14 tahun
Jingga: anak perempuan yang berusia sekitar 10 tahun
Jika suatu hari nanti kamu mengunjungi Sulawesi Selatan, jangan lupa untuk mencoba Baju Bodo, yah.(BRP)
