Keutamaan Alquran Surat Al Anbiya 87 Lengkap dengan Kandungannya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surat Al Anbiya 87 merupakan salah satu surat yang memiliki keutamaan dan kandungan yang luar biasa bagi setiap umat Muslim yang mengamalkannya. Berikut ini adalah isi dan kandungan lengkap dengan keutamaan surat Al Anbiya 87 untuk dapat Anda amalkan setiap hari.
Isi Surat Al Anbiya 87 Beserta Keutamaannya yang Bermanfaat Bagi Umat Muslim
Dalam Alquran kita mengetahui cukup banyak surat dan ayat yang memiliki manfaat bagi yang mengamalkannya. Salah satu ayat tersebut adalah surat Al Anbiya ayat 87. Surat ini rupanya termasuk ke dalam surat yang dianjurkan Rasulullah untuk diamalkan umat Muslim. Hal ini sebab surat Al Anbiya 87 atau yang juga dikenal sebagai doa Nabi Yunus mengandung keutamaan yang bermanfaat.
Keutamaan surat Al Anbiya 87 atau doa Nabi Yunus ini juga disebutkan dalam buku berjudul From Hijrah Till Jannah: Istiqamah Hingga ke Surga-Nya yang disusun oleh Yovie Kyu, Q-Writing Consulting (2017:83) yang memaparkan bahwa sesungguhnya tidak ada seorang Muslim pun yang berdoa dengan doa Nabi Yunus tersebut dalam suatu masalah yang dihadapinya melainkan Allah akan mengabulkan doanya.
Tak hanya itu, keutamaan surat Al Anbiya 87 tersebut juga dipaparkan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari berikut ini:
دَعْوَةُ ذِى النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِى بَطْنِ الْحُوتِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ. فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ
Artinya: “Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah: laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk di antara orang-orang yang berbuat aniaya). Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah melainkan Allah kabulkan baginya.” (HR. Tirmidzi no. 3505)
Untuk dapat mengamalkannya dengan baik, berikut ini adalah bacaan surat Al Anbiya 87 lengkap dengan latin dan artinya untuk memudahkan Anda memahami dan mengamalkannya:
وَذَا النُّونِ إِذْ ذَهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَنْ لَنْ نَقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَىٰ فِي الظُّلُمَاتِ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Wa żan-nụni iż żahaba mugāḍiban fa ẓanna al lan naqdira 'alaihi fa nādā fiẓ-ẓulumāti al lā ilāha illā anta sub-ḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn
Artinya: Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim". (QS. Al Anbiya:87)
Berdasarkan penjelasan terjemahan surat Al Anbiya 87 tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa Nabi Yunus memohon pengampunan dan menyucikan nama Allah serta membuat pengakuan dosa sebagai cara agar dirinya ditolong Allah dari gelapnya perut ikan Nun yang saat itu menelan Nabi Yunus.
Pemaparan mengenai kandungan dan keutamaan surat Al Anbiya 87 dapat Anda jadikan sebagai motivasi untuk mengamalkannya di dalam keseharian Anda. yuk tingkatkan amalan sunnah untuk menambah pahala sebagai bekal akhirat di surga nanti. (DAP)
