Keutamaan Itikaf di Bulan Ramadhan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Itikaf adalah salah satu ibadah yang dianjurkan untuk dikerjakan umat Muslim pada bulan Ramadhan. Itikaf memiliki keutamaan bagi umat Muslim yang menjalankannya. Dalam artikel berikut ini kita akan mengetahui keutamaan itikaf di bulan Ramadhan.
Arti Itikaf dan Keutamaannya
Menurut buku Pendidikan Agama Islam Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VII oleh Zainal Muttaqin, MA (2014: 138), itikaf artinya berdiam diri. Sedangkan menurut istilah artinya berdiam diri di masjid sebagai ibadah sunah yang dapat dikerjakan setiap waktu. Hukum itikaf adalah sunah, terlebih lagi setelah tanggal 20 Ramadhan sampai akhirnya.
Dari Aisyah r.a., "Bahwa Rasulullah SAW melakukan Itikaf pada sepuluh hari-hari akhir bulan Ramadhan sampai beliau meninggal dunia." (HR. Bukhari dan Muslim).
Bacaan niat itikaf adalah sebagai berikut:
"Nawaitu an Itikafa fi hazal-masjidi sunnatal lillahi ta'ala."
Artinya: "Aku niat beritikaf di masjid ini sunah karena Allah Ta'ala."
Menurut buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII oleh H. Ahmad Ahyar dan Ahmad Najibullah (2021: 93), beberapa sunah dalam itikaf adalah sebagai berikut:
Menyibukkan diri dengan mengerjakan berbagai ibadah seperti berzikir, salat sunah, dan tadarus Al Quran.
Mengerjakan ibadah puasa. Tujuannya untuk menghilangkan hawa nafsu, menyucikan hati, membuat pikiran menjadi lebih fokus, dan mendekatkan diri pada Allah SWT.
Mengerjakan itikaf di masjid yang biasa digunakan sebagai tempat untuk salat berjemaah.
Tidak mengucapkan kata-kata yang tidak baik seperti mencela, menggunjing atau kata-kata yang tidak baik lainnya.
Membaca buku-buku agama seperti buku tentang akidah, fikih, dan sebagainya supaya wawasan tentang ilmu agama semakin bertambah luas.
Memperbanyak berdoa untuk mendekatkan diri pada Allah SWT.
Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi seseorang dalam menjalankan itikaf, yaitu:
Beragama Islam.
Mumayiz atau dapat membedakan yang baik dan buruk.
Berakal sehat.
Suci dari hadas, haid, dan nifas.
Buku tersebut juga menyebutkan keutamaan dari itikaf, yaitu sebagai berikut:
Memiliki kesempatan untuk mendapatkan lailatul qadar.
Sebagai sarana untuk evaluasi diri dengan mengingat Allah SWT atas segala karunia-Nya.
Menyucikan jiwa orang yang melakukan Itikaf.
Membuat hati menjadi tenteram dan damai.
Membiasakan orang untuk hidup sederhana, zuhud, dan tak bersikap tamak.
Menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang dilarang Allah SWT.
Melatih untuk beribadah dengan khusyuk.
Membangun hubungan spiritual antara Allah SWT dan manusia.
Sebagai pembiasaan diri untuk bersikap sabar dalam menjalankan amal saleh.
Itulah penjelasan mengenai keutamaan Itikaf di bulan Ramadhan untuk dipahami umat Muslim. Setelah memahami arti dan keutamaan Itikaf di bulan Ramadhan, semoga kita semua dapat menjalankan ibadah ini sebagai salah satu amalan di bulan Ramadhan. (IND)
