Kisah dalam Alkitab Kejadian 26:12-23, Ishak Anak Abraham

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kisah dalam Alkitab Kejadian 26:12-23 menceritakan tentang Ishak, putra Abraham dan Sara. Tepatnya menggambarkan kisah saat Ishak hidup di bumi orang Filistin.
Ishak dikisahkan mendapat berkat dari Tuhan dan menjadi kaya raya. Ia menemukan banyak air di suatu tempat dan membangun sumur di sana. Tapi, orang-orang Filistin mencoba mengusirnya dari tempat itu.
Memahami Kisah dalam Alkitab Kejadian 26:12-23
Ishak merupakan tokoh dalam Alkitab dan merupakan anak Abraham dan Sara. Nama Ishak berarti gelak tawa, yang diberikan oleh Allah karena Sara tertawa ketika malaikat mengabarkan bahwa mereka akan memiliki seorang anak di usia tuanya (Kejadian 17:19; 18:12-15).
Berdasarkan buku Pedoman Penafsiran Alkitab Kitab Kejadian, William D. Reyburn dan Euan McG. Fry, (2020), begini kisah dalam Alkitab kejadian 26:12-23 selengkapnya.
26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN.
26:13 Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya.
26:14 Ia mempunyai kumpulan kambing domba dan lembu sapi serta banyak anak buah, sehingga orang Filistin itu cemburu kepadanya.
26:15 Segala sumur, yang digali dalam zaman Abraham, ayahnya, oleh hamba-hamba ayahnya itu, telah ditutup oleh orang Filistin dan ditimbun dengan tanah.
26:16 Lalu kata Abimelekh kepada Ishak: "Pergilah dari tengah-tengah kami sebab engkau telah menjadi jauh lebih berkuasa dari pada kami."
26:17 Jadi pergilah Ishak dari situ dan berkemahlah ia di lembah Gerar, dan ia menetap di situ.
26:18 Kemudian Ishak menggali kembali sumur-sumur yang digali dalam zaman Abraham, ayahnya, dan yang telah ditutup oleh orang Filistin sesudah Abraham mati; disebutkannyalah nama sumur-sumur itu menurut nama-nama yang telah diberikan oleh ayahnya.
26:19 Ketika hamba-hamba Ishak menggali di lembah itu, mereka mendapati di situ mata air yang berbual-bual airnya.
26:20 Lalu bertengkarlah para gembala Gerar dengan para gembala Ishak. Kata mereka: "Air ini kepunyaan kami." Dan Ishak menamai sumur itu Esek, karena mereka bertengkar dengan dia di sana.
26:21 Kemudian mereka menggali sumur lain, dan mereka bertengkar juga tentang itu. Maka Ishak menamai sumur itu Sitna.
26:22 Ia pindah dari situ dan menggali sumur yang lain lagi, tetapi tentang sumur ini mereka tidak bertengkar. Sumur ini dinamainya Rehobot, dan ia berkata: "Sekarang TUHAN telah memberikan kelonggaran kepada kita, sehingga kita dapat beranak cucu di negeri ini."
26:23 Dari situ ia pergi ke Bersyeba.
Baca Juga: Kisah dalam Kitab Kejadian 12:1-9, Abram Dipanggil Allah
Kisah dalam Alkitab kejadian 26:12-23 mencerminkan perjalanan hidup Ishak yang penuh dengan ujian, keberhasilan, dan konflik dengan penduduk setempat. Ishak tetap setia kepada Allah dan selalu diberkati-Nya. (DNR)
