Kisah Nabi Daud as., Nabi yang Menerima Kitab Zabur

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nabi yang menerima kitab Zabur adalah Nabi Daud as. Iman kepada kitab-kitab Allah merupakan salah satu rukun iman. Sudah menjadi kewajiban bagi setiap muslim untuk mengimani Al-Qur'an dan kitab-kitab Allah yang lain.
Allah Swt menurunkan kitab-kitab sebagai pedoman hidup umat manusia. Salah satu kitab Allah adalah Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud as. ketika berdakwah.
Nabi yang Menerima Kitab Zabur adalah Nabi Daud as.
Nabi yang menerima kitab Zabur adalah Nabi Daud as. Mengutip dari Mengenal Kitab-kitab Allah, Ihsan (2007:9), kitab Zabur diturunkan Allah Swt. kepada Nabi Daud as. untuk dijadikan pedoman hidup bagi umatnya. Hal ini ditegaskan dalam Al-Quran.
"Dan Tuhan-mu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur kepada Daud." (QS Al-Isra ayat 55).
Kitab Zabur diturunkan ketika bulan Ramadan. Kitab ini berisi nasihat, puji-pujian pada Allah, kisah-kisah umat terdahulu, kisah-kisah para nabi yang akan datang, hikmah, zikir, doa, dan pelajaran. Kitab Zabur juga disebut sebagai Mazmur.
Zabur diturunkan kepada Nabi Daud as. di Yerusalem pada sekitar abad ke-10 SM. Kitab ini diturunkan setelah Nabi Daud membunuh Jalut, pria sombong yang tidak mau beriman kepada Allah Swt.
Pada suatu hari, Daud mengasingkan diri dan bertobat kepada Allah Swt. Beliau juga selalu bertasbih semasa mengasingkan diri. Setelah itu, beliau diangkat menjadi nabi dan diberikan wahyu berupa Kitab Zabur. Allah Swt. berfirman.
"Tatkala Jalut dan tentaranya telah tampak oleh mereka, mereka pun (Thalut dan tentaranya) berdoa, 'Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.' Mereka (tentara Thalut) mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah dan (dalam peperangan itu) Daud membunuh Jalut, kemudian Allah memberikan kepadanya (Daud) pemerintahan dan hikmah (sesudah meninggalnya Thalut) dan mengajarkan kepadanya yang dikehendaki-Nya. Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian umat manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini. Namun Allah punya karunia (yang dicurahkan) atas semesta alam." (QS Al-Baqarah ayat 250-251).
Baca juga: Kisah Nabi Musa Singkat Tentang Kesabaran Nabi Musa
Demikian sepotong kisah Nabi Daud as., nabi yang menerima kitab Zabur. Semoga kisah tersebut bisa menambah keimanan kepada Allah Swt. (KRIS)
