Kisah Sejarah Dakwah Nabi Ibrahim a.s.

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nama Ibrahim a.s. diabadikan dalam Alquran dengan dijadikan sebagai salah satu nama surat dalam kitab suci tersebut. Dakwah Nabi Ibrahim a.s. begitu berpengaruh hingga beliau dijuluki dengan bapak para Nabi dan kekasih Allah.
Kisah Ibrahim a.s. dalam Alquran merupakan kisah yang orisinal, tidak ditemukan keberadaanya dalam Taurat maupun Injil. Sehingga kisah Ibrahim a.s sempurna dan jauh dari penyimpangan, pemalsuan, dan kesalahan.
Bagaimana Dakwah Nabi Ibrahim a.s.?
Sejarah Ibrahim a.s dalam penjabaran Alquran menempati kedudukan yang istimewa. Dialah hamba yang disebutkan Allah Swt. dalam ayat-ayat sebagai berikut ini.
"Sesungguhnya Ibrahim adalah iman (sosok panutan) yang patuh kepada Allah, hanif (lurus), dan bukan termasuk orang-orang musyrik." (An-Nahl: 120)
"Sungguh, Kami benar-benar telah menganugerahkan kepada Ibrahim petunjuk sebelum (Musa dan Harun) dan Kami telah mengetahui dirinya." (Al-Anbiyaa': 51)
"Sungguh, benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu pada (diri) Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengannya." (Al-Mumtahanah: 4)
"(Ingatlah) ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat, lalu dia melaksanakannya dengan sempurna. Dia (Allah) berfirman, 'Sesungguhnya Aku menjadikan engkau sebagai pemimpin bagi seluruh manusia'." (Al-Baqarah: 124)
"Siapa yang membenci agama Ibrahim selain orang yang memperbodoh dirinya sendiri? Kami benar-benar telah memilihnya (Ibrahim) di dunia ini dan sesungguhnya di akhirat dia termasuk orang-orang saleh." (Al-Baqarah: 124)
"Katakanlah (Nabi Muhammad), 'Mahabenar Allah (dalam firman-Nya).' Maka, ikutilah agama Ibrahim yang hanif dan dia tidaklah termasuk orang-orang musyrik." (Ali Imran: 95)
Mengutip buku Ibrahim Bapak Para Nabi dan Kekasih Allah, Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi (2022), Ibrahim a.s. adalah khalilurrahman (kekasih Allah), bapak para Nabi, dan pembangun Ka'bah yang Mulia. Ibrahim a.s. memiliki keistimewaan sifat-sifat agung berupa pengetahuan, keikhlasan, keberanian, pengorbanan, dedikasi, kesabaran, kelembutan, kehalusan, pengaduannya kepada Allah, dan seterusnya.
Kisah dakwah Nabi Ibrahim a.s. dimulai ketika beliau dikaruniakan akal, logika, kekuatan, dan argumen untuk kaumnya yang menyembah bintang-bintang. Nabi Ibrahim a.s. saat itu mengguncangkan sanubari kaumnya, menerangkan kekeliruan syirik yang kaumnya jalani dan jauhnya dari tauhid.
Kisah Ibrahim a.s yang lain adalah saat beliau berhadapan dengan kaum penyembah berhala. Ujian yang dialami beliau adalah dilemparkan ke dalam api, yang kemudian beliau diselamatkan dari api tersebut dengan perintah Allah Swt.
Adapun kisah Ibrahim a.s. yang paling terkenal adalah tentang beliau, Hajar (istri), dan kelahiran Ismail a.s. di negeri Syam. Air zamzam adalah salah satu mukjizat yang terjadi tatkala Hajar dan Ismail a.s. yang masih disusui mencari air.
Kemudian kisah tentang mimpi penyembelihan Ismail a.s. yang Allah Swt. perintahkan. Yang kemudian menjadikan momen tersebut sebagai tonggak ibadah Haji yang dilakukan hingga sekarang ini.
Baca Juga: Pengertian Al-Alim dalam Asmaul Husna dan Maknanya
Demikian beberapa kisah dakwah Nabi Ibrahim a.s. khususnya momen-momen penting dalam hidup beliau. Jika dijabarkan, sungguh sangat banyak kisah Ibrahim a.s. karena beliau adalah bapak para Nabi dan kekasih Allah.(ARD)
