Konten dari Pengguna

Kisah Teladan Nabi Muhammad yang Bisa Kita Contoh

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 4 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lafaz Nabi Muhammad SAW. Sumber: Pinterest.com
zoom-in-whitePerbesar
Lafaz Nabi Muhammad SAW. Sumber: Pinterest.com

Kisah teladan Nabi Muhammad SAW penting untuk diketahui karena merupakan suri tauladan bagi umat Islam. Sebagai seorang Muslim sudah selayaknya bagi kita meneladani sifat dan perilaku mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan kita sehari-hari.

Seperti yang tertuang dalam firman Allah dalam Surat Al Ahzab ayat 21 yang artinya: "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullahsuri teladan yang baik bagimu (yaitu) orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”.

Kisah Teladan Nabi Muhammad SAW

Ilustrasi kisah teladan Nabi Muhammad SAW. Foto: pixabay

Nah, berikut ini merupakan beberapa kisah teladan Nabi Muhammad SAW yang bisa kita contoh dan terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari.

1. Berlaku lemah lembut

Salah satu contoh yang dapat ditiru dari perilaku Nabi Muhammad adalah sifat nya yang lemah lembut kepada siapapun. Pernah suatu waktu ada seorang pengemis Yahudi buta yang selalu menghina Nabi.

Pengemis tersebut selalu ditemani dengan seseorang yang menyuapinya dengan sabar dan penuh kelembutan. Singkat cerita, seseorang yang biasa menemani pengemis tersebut tidak datang kembali untuk menyuapinya.

Kemudian digantikan oleh Abu Bakar As Shidiq. Kemudian sang pengemis tersebut seketika hanya ingin disuapi oleh seseorang yang biasa menyuapi nya dengan penuh kelembutan dan kasih sayang tersebut.

Abu Bakar pun seketika berkata, “Aku memang bukan lah orang yang biasa datang dan menyuapimu, aku juga tidak bisa selemah lembut orang itu, namun ketahuilah aku merupakan sahabat dari orang yang selalu menyuapi mu. Orang yang biasa menyuapi mu tersebut kini telah wafat dan aku hanya ingin melanjutkan amalan beliau.”

Kemudian sang pengemis buta itu pun terdiam dan bertanya kepada Abu Bakar, siapakah orang yang selama ini menyuapi dan memberikan nya makan. Abu Bakar pun menjawab, bahwa orang tersebut adalah Rasulullah SAW.

Seseorang yang selama ini Ia hina, fitnah, dan rendahkan. Sang pengemis pun kaget luar biasa, air matanya pun menetes, dan saat itu juga Ia bersaksi di hadapan Abu Bakar untuk mengucapkan kalimat syahadat.

Pengemis tersebut memilih untuk masuk Islam setelah hinaan dan sumpah serapahnya kepada Nabi Muhammad dibalas dengan kasih sayang. Kita tentu bisa mencontoh kisah tersebut dalam kehidupan kita, untuk selalu berbuat baik kepada siapa pun, termasuk orang yang menyakiti hati kita karena dibalik itu aka nada kebaikan yang terus mengalir.

Baca juga: 6 Nama yang Pernah Jadi Pengasuh Nabi Muhammad SAW

Ilustrasi kisah teladan Nabi Muhammad. Foto: pixabay

2. Memberi dan Mengasihi

Pernah suatu ketika Rasulullah menitipkan uang untuk disimpan kepada istrinya Aisyah Ra. Ketika kondisi kesehatan Rasulullah semakin memburuk Ia bertanya kepada Aisyah mengenai uang yang pernah Ia titipkan tersebut.

Kemudian Rasulullah meminta Aisyah untuk membagikan uang tersebut di jalan Allah, Ia berkata bahwa Ia akan malu apabila kelak bertemu Allah namun masih terdapat timbunan uang di rumahnya.

Nabi Muhammad memang rajin bersedekah dan memudahkan segala urusan para umatnya yang mengalami kesulitan. Ia pun selalu mengajak umatnya untuk selalu bersedekah dan melakukan kebaikan.

3. Ketulusan dan Membantu Sesama

Rasulullah memang dikenal sangat senang membantu sesama termasuk memerdekakan para budak, dan anak-anaknya. Salah satu nya Ummu Aiman dan putra nya Usamah bin Zaid, yang kemudian menjadi kesayangan Rasulullah.

Setelah menikah dengan Khodijah, Nabi memerdekakannya. Ia merupakan orang yang telah merawat Nabi Muhammad SAW ketika kecil, sehingga beliau sudah menganggapnya seperti ibu sendiri.

Ketulusan hati Rasulullah dengan memerdekakan budak dan membantu orang lain dalam kesulitan merupakan hal yang perlu kita contoh dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Ada Berapa Istri Nabi Muhammad SAW? Ini Daftar dan Biografi Singkatnya

Adab Menghormati Guru

Ilustrasi guru sekolah anak Foto: Shutterstock

Islam mewajibkan seorang penuntut ilmu untuk menghormati gurunya. Kemudian, muslim juga diperintahkan untuk memuliakannya dengan adab-adab yang telah dijelaskan dalam Alquran dan sunnah.

Adab menghormati guru mencakup adab bertanya, bersikap ketika guru menjelaskan, dan mengingatkan guru apabila terjadi kekeliruan. Semua itu penting karena dapat berpengaruh pada kemampuan seorang santri dalam menerima ilmu dari sang guru.

Kurangnya adab terhadap guru akan menjadikan seseorang tidak mampu menyerap ilmu dengan baik. Dirangkum dari buku Adab dan Doa Sehari-hari untuk Muslim Sejati susunan Thoriq Aziz Jayana (2018), berikut ini adab menghormati guru selengkapnya yang bisa Anda simak:

  • Menaati perintah guru selama tidak melanggar ketentuan syariat Islam.

  • Muliakan guru dengan tidak menyebut nama panggilannya.

  • Bersabar terhadap perlakuan guru yang tidak menyenangkan.

  • Duduklah dengan sopan, dengarkan dengan penuh hikmat saat guru menjelaskan.

  • Jangan membelakangi guru.

  • Jangan membuat guru kecewa atau marah karena perbuatan kita. Kemarahan guru adalah penghalang atas keberkahan ilmu.

  • Mengucapkan salam kepada guru, baik di sekolah ataupun saat berpapasan di jalan.

  • Mencium tangan guru.

  • Ucapkanlah kata-kata yang baik kepada guru, bertanya dengan sopan, dan selalu berakhlak baik saat berhadapan dengannya.

  • Jangan mendahului guru saat berjalan.

  • Jauhi buruk sangka terhadap guru.

Baca juga: Silsilah Nabi Muhammad sampai Nabi Adam Lengkap

(AG)

Frequently Asked Question Section

Kapan Nabi Muhammad SAW wafat?

chevron-down

12 Rabiul Awal tahun 11 H.

Mengapa harus meneladani sifat Rasulullah SAW?

chevron-down

Karena Rasulullah adalah uswatun hasanah atau teladan yang baik bagi umat Muslim.

Apa saja sifat Rasulullah SAW yang bisa diteladani?

chevron-down

Berlaku lemah lembut, memberi dan mengasihi, dan tulus dalam membantu sesama.