Konten dari Pengguna

Kisah Yosua Merebut Tanah Kanaan dalam Alkitab

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kisah Yosua Merebut Tanah Kanaan  Sumber Unsplash/Akira Hojo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kisah Yosua Merebut Tanah Kanaan Sumber Unsplash/Akira Hojo

Kisah Yosua merebut tanah Kanaan merupakan salah satu sejarah yang terdapat dalam Alkitab. Alkitab berisi kisah yang dapat dijadikan pelajaran, dan menambah keyakinan bagi umatnya.

Kanaan adalah sebuah negeri yang kaya, makmur, dan dikelilingi benteng. Meskipun berlimpah susu dan madu, negeri harapan ini sarat tantangan, dan tentu saja sulit ditaklukkan.

Kisah Yosua Merebut Tanah Kanaan dalam Sejarah

Ilustrasi Kisah Yosua Merebut Tanah Kanaan Sumber Unsplash/Aaron Burden

Kisah Yosua merebut tanah Kanaan dimulai ketika umat Israel dipimpin Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefune, yaitu orde sesudah Musa dan Harun.

Dikutip dari buku A Beautiful Heart, Agus Santosa (2013:39), kisah Yosua merupakan kisah perang menaklukkan para raja lama untuk menegakkan kekuasaan baru di negeri yang dijanjikan Tuhan.

Tanah Perjanjian adalah negeri yang dijanjikan Tuhan kepada Abraham, Ishak, dan Yakub. Ternyata Kanaan tidak disediakan Tuhan layaknya Taman Eden yang dijadikan rumah alam untuk Adam dan Hawa.

Tanah Perjanjian itu menuntut perjuangan, harus ditebus dengan keringat, darah, bahkan nyawa. Israel harus menembus gurun yang kering, berjerih payah, bahkan berperang untuk menguasai Kanaan.

Serangkaian perang telah melayangkan jiwa, menjarah kehidupan, dan menebarkan kepedihan, yang semua itu dirangkum dalam satu fragmen "Tanah Perjanjian".

Umat Israel tidak menerima Tanah Perjanjian dengan berpangku tangan. Mereka memulainya bersama Musa dan Harun selama empat puluh tahun sejak keluar dari Mesir.

Lalu, dipimpin Yosua, satu per satu pasukan Israel menaklukkan Yerikho dan Ai. Tentara Yosua juga harus bertempur melawan tentara lima raja Yerusalem, Hebron, Yarmut, Lakhis, dan Eglon untuk merebut daerah selatan Kanaan.

Setelah menaklukkan lima raja, pasukan Yosua kemudian merebut Mekeda, Libna, Lakhis, Eglon, Hebron, dan Debir.

Yosua kemudian merebut Hazor dan negeri di Kanaan Utara, seluruh tanah Negeb, seluruh tanah Gosyen, daerah Bukit, serta Araba-Yordan, dan Pegunungan Israel dengan tanah rendahnya.

Begitu lama Yosua melancarkan perang melawan semua raja di Kanaan. Tanah Perjanjian telah direbut dengan berperang.

Baca juga: Kisah dalam Kitab Kejadian 12:1-9, Abram Dipanggil Allah

Demikian kisah Yosua merebut tanah Kanaan dalam sejarah Israel. Setelah Yosua lanjut usia, umat Israel masih harus merebut banyak negeri yang belum diduduki. (DK)