Kitab Suci Agama Buddha dan Daftar Hari Rayanya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap agama tentu saja memiliki hari raya dan kitab suci masing-masing, demikian pula dengan hari raya dan kitab suci agama Buddha.
Daftar Hari Raya Agama Buddha
Berdasarkan buku Meyakini Menghargai: Ensiklopedia Agama-Agama, Tim Buku, (2018:44), meskipun hari raya agama Buddha yang ditetapkan sebagai hari libur nasional hanyalah Waisak, tetapi agama ini sebenarnya memiliki banyak hari raya, antara lain:
Waisak
Waisak adalah peringatan 3 peristiwa, yakni: hari kelahiran Pangeran Siddharta (nama sebelum menjadi Buddha), hari tercapainya Penerangan Sempurna Pertapa Gautama, dan hari ketika Sang Buddha mencapai Nibbana/Nirwana.
Dikenal dengan nama Visakah Puja atau Buddha Purnima di India, Vesak di Srilanka, Visakha Bucha di Thailand, dan Vesak di Singapura dan Malaysia, nama ini diambil dari kata di dalam bahasa Pali, yakni Wesakha, yang juga terkait dengan kata Waishakha di dalam bahasa Sansekerta.
Kathina
Kathina merupakan upacara persembahan jubah kepada Sangha usai menjalani Vassa. Usai berakhirnya masa Vassa, umat Buddha memasuki masa Kathina, di mana mereka memberikan persembahan jubah Kathina, mendanai kebutuhan pokok para Bhikkhu, perlengkapan vihara, dan mendanai perkembangan serta kemajuan agama Buddha.
Asadha
Hari raya Asadha diperingati 2 bulan setelah Hari Raya Waisak. Pada hari inilah umat Buddha memperingati peristiwa di mana Buddha untuk pertama kalinya memaparkan Dharma kepada 5 orang pertapa (Panca Vagiya) di Taman Rusa Isipatana, pada tahun 588 SM. Kelima pertapa itu adalah Asajji, Bhadiya, Kondanna, Mahanama, dan Vappa. Usai Dharma tersebut, mereka segera mencapai arahat.
Magha Puja
Pada hari raya Magha Puja, umat Buddha memperingati disabdakannya Ovadha Patimokha, Inti Agama Buddha, dan Etika Pokok para Bhikkhu. Buddha bersabda di hadapan 1.250 arahat yang semuanya ditahbiskan oleh Sang Buddha sendiri (Ehi Bhikkhu) di Vihara Veluvana, Rajagaha.
Kitab Suci Agama Buddha
Kitab suci yang digunakan oleh umat Buddha adalah kitab suci Tripitaka, atau yang juga dikenal sebagai Kanon Pali (Pali Canon).
Kitab suci agama Buddha yang paling tua, tertulis di dalam Bahasa Pali atau Magadhi Kuno dan terbagi di dalam 3 kelompok besar yang disebut pitaka, yakni: Vinaya Pitaka, Sutta Piṭaka, dan Abhidhamma Pitaka.
Nah, karena terdiri dari tiga kelompok besar, maka Kitab Suci Agama Buddha dinamai Tripitaka (Pali).
Setelah mengetahui kitab suci agama Buddha dan hari rayanya, mari jalin hubungan baik dengan teman yang memeluk agama Buddha maupun agama lainnya.(BRP)
