Konten dari Pengguna

Klasifikasi Pteridophyta, Ciri, Jenis, dan Manfaatnya sebagai Tanaman

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pteridophyta  adalah                       Sumber www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Pteridophyta adalah Sumber www.unsplash.com

Pteridophyta merupakan salah satu divisi dari kingdom Plantae. Pteridophyta adalah klasifikasi dari tanaman paku. Simak ciri, jenis, dan manfaatnya dalam artikel berikut ini.

Tumbuhan paku dapat dikenali dari daunnya yang rimbun, dan mudah ditemukan pada wilayah beriklim sejuk. Tumbuhan paku yang hidup pada masa kini merupakan keturunan dari paku purba. Fosil tumbuhan paku purba merupakan salah satu tanaman pembentuk batubara.

Baca juga: Selain Sebagai Bahan Bakar, Fosil Tanaman Berguna untuk Mengetahui Sejarah Bumi.

Ciri Tanaman Pteridophyta

Ilustrasi Pteridophyta Sumber www.unsplash.com

Ciri tumbuhan paku meliputi ukuran, bentuk, struktur, dan fungsi tubuh. Berdasarkan buku Biologi: Jilid 1 yang disusun oleh Diah Aryulina, Choirul Muslim (2004:173), berikut adalah ciri-ciri Pteridophyta.

  1. Memiliki ukuran bervariasi antara 2 cm hingga 5 m. Bahkan fosil tumbuhan paku purba diperkirakan mencapai 15 m.

  2. Memiliki bentuk bervariasi, ada yang berbentuk lembaran, perdu atau pohon, dan seperti tanduk rusa.

  3. Berkembang biak dengan cara sporofit (menghasilkan spora), dan gametofit (menghasilkan sel kelamin).

  4. Sebagian besar Pteridophyta memiliki akar, batang, daun sejati, dan pembuluh pengangkut.

Jenis dan Manfaat Pteridophyta

Tanaman paku memiliki beragam jenis yang hidup di daerah tropis dan subtropis. Jenis Pteridophyta antara lain sebagai berikut.

  1. Paku Kawat (Lycopsida). Paku kawat menempel di pohon atau hidup bebas di tanah. Daunnya berukuran kecil dan tersusun rapat. Paku kawat mencakup sekitar 1000 spesies tumbuhan paku, terutama dari genus Lycopodium dan Selaginella.

  2. Paku Ekor Kuda (Sphenopsida). Paku ekor kuda saat ini hanya tinggal sekitar 15 spesies dari satu genus, yaitu Equisetum. Equisetum disebut paku ekor kuda karena batangnya mirip ekor kuda. Batangnya beruas, dikelilingi daun kecil seperti sisik, dan keras karena dinding selnya mengandung silika.

  3. Paku Sejati (Pteropsida). Paku sejati diperkirakan berjumlah 12.000 jenis dari kelas Filicinae. Daun filicinae umumnya berukuran besar dan memiliki tulang daun bercabang. Daun mudanya memiliki ciri khas, yaitu tumbuh menggulung (circinnatus).

Pteridophyta (Tumbuhan Paku) Sumber www.unsplash.com

Adapun manfaat tumbuhan paku bagi manusia adalah sebagai berikut.

  1. Dikonsumsi sebagai sayur, contohnya semanggi (Marsilea crenata).

  2. Sebagai obat untuk menyembuhkan luka, contohnya paku rane (Selaginella plana).

  3. Untuk pupuk hijau tanaman padi di sawah, contohnya Azolla pinnata.

  4. Sebagai tanaman hias, contohnya suplir (Adiantum cuneatum), dan tanduk rusa (Platycerum bifurcatum).

Pteridophyta adalah tumbuhan paku dari kingdom Plantae yang memiliki kormus dan pembuluh pengangkut. Kormus adalah akar (radix), batang (caulis), dan daun sejati (folium).(DK)