Konten dari Pengguna

Kode Warna Resistor dan Cara Membacanya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kode warna resistor. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Photo By: Kaboompics.com
zoom-in-whitePerbesar
Kode warna resistor. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Photo By: Kaboompics.com

Dalam dunia elektronika, resistor merupakan salah satu komponen penting yang berfungsi untuk menghambat arus listrik dalam sebuah rangkaian. Nilai hambatan pada resistor biasanya tidak dicetak dalam angka langsung, melainkan menggunakan sistem kode warna resistor.

Oleh karena itu, memahami kode warnanya sangat penting bagi siapa saja yang berkecimpung dalam perakitan atau perbaikan rangkaian elektronik, baik pelajar, teknisi, maupun hobiis. Dengan begitu, tidak akan salah saat melakukan hal yang berhubungan dengan resistor.

Kode Warna Resistor beserta Cara Membacanya

Kode warna resistor. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Photo By: Kaboompics.com

Mengutip dari buku Dasar Elektronika Statis, Andy Wahyu H., Shabrina Putri C., (2023), karena resistor secara fisik relatif kecil, maka dari itu untuk menyatakan harga resistensi dari resistor tersebut digunakan kode warna.

Kode warna resistor adalah sistem pengkodean berbentuk gelang-gelang warna yang melingkari badan resistor. Setiap warna mewakili angka tertentu, faktor pengali, toleransi, hingga koefisien suhu (pada resistor tertentu).

Sistem ini distandardisasi oleh Electronic Industries Alliance (EIA) dan terdiri dari tiga jenis utama: resistor 4 gelang, 5 gelang, dan 6 gelang. Masing-masing memiliki cara baca yang berbeda tergantung jumlah gelangnya.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara membacanya. Adapun cara membacanya yang benar sesuai dengan aturannya sebagai berikut.

1. Resistor 4 Gelang

  • Gelang 1 = digit pertama nilai resistansi

  • Gelang 2 = digit kedua nilai resistansi

  • Gelang 3 = faktor pengali (jumlah nol)

  • Gelang 4 = toleransi

2. Resistor 5 Gelang

  • Gelang 1 = digit pertama

  • Gelang 2 = digit kedua

  • Gelang 3 = digit ketiga

  • Gelang 4 = pengali

  • Gelang 5 = toleransi

3. Resistor 6 Gelang

  • Gelang 1-3 = digit nilai resistansi

  • Gelang 4 = pengali

  • Gelang 5 = toleransi

  • Gelang 6 = koefisien suhu (ppm/°C)

Baca juga: 4 Penyebab Head Unit Mobil Tidak Keluar Suara, Pemilik Harus Tahu

Dengan pemahaman yang baik tentang kode warna tersebut, dapat dengan mudah menentukan nilai resistansi sebuah resistor tanpa harus menggunakan alat ukur. Hal ini sangat membantu saat mengidentifikasi komponen dalam proses perakitan elektronik. (RIZ)