Konten dari Pengguna

Komponen Lingkungan Hidup dalam Ekosistem dan Pembagiannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jelaskan komponen hidup dalam ekosistem. Foto: Unsplash/Matthew Bargh
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jelaskan komponen hidup dalam ekosistem. Foto: Unsplash/Matthew Bargh

Dalam suatu lingkungan, terdapat interaksi antara makhluk hidup dengan makhluk hidup lainnya. Hubungan tersebut disebut dengan ekosistem. Inilah yang membuat beberapa orang bertanya, jelaskan komponen hidup dalam ekosistem!

Sebab, ekosistem memiliki banyak komponen yang melakukan hubungan timbal balik. Di sisi lain, lingkungan memegang peranan penting sebagai habitat makhluk hidup.

Komponen Lingkungan Hidup dalam Ekosistem

Ilustrasi jelaskan komponen hidup dalam ekosistem. Foto: Unsplash/Barkah Wibowo

Dikutip dari buku Kesehatan Ternak Tropis, Himmatul Khasanah, dkk (2021), ekosistem merupakan satuan fungsional dasar termasuk di dalamnya adanya proses interaksi, interdependensi organisasi hidup dengan lingkungan mereka.

Sedangkan menurut UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menyatakan bahwa lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan kehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.

Adapun penjelasan komponen hidup dalam ekosistem terbagi menjadi dua, yakni komponen benda-benda hidup (biotik) dan komponen benda-benda mati (abiotik).

1. Komponen Biotik

Komponen biotik adalah seluruh makhluk hidup yang ada di dalam suatu lingkungan. Makhluk hidup yang dimaksud adalah manusia, tumbuhan, hewan, hingga mikroorganisme yang ada di luar objek atau individu.

Ciri-ciri dari komponen biotik adalah bernapas, tumbuh, berkembang biak, bergerak, serta membutuhkan asupan makanan dan minuman untuk bertahan hidup.

Komponen biotik sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, yakni

  • Produsen, yakni makhluk hidup yang bisa menghasilkan makanannya sendiri atau autotrof melalui fotosintesis.

  • Konsumen, yakni makhluk hidup yang memanfaatkan hasil pengolahan dari produsen.

Konsumen terbagi menjadi beberapa kategori:

  • Herbivora: Konsumen hanya memakan tumbuhan, seperti hewan pemakan rumput dan serangga herbivora.

  • Karnivora: Konsumen memakan hewan lain, seperti singa, serigala, dan elang.

  • Omnivora: Konsumen memakan baik tumbuhan maupun hewan, seperti manusia dan beruang.

  • Detritivor: Konsumen memakan bangkai organisme mati, seperti burung pemakan bangkai atau serangga pemakan bangkai.

  • Pengurai, yakni organisme yang menguraikan bahan organik dari makhluk hidup lain yang sudah mati.

2. Komponen Abiotik

Komponen abiotik merupakan komponen tidak hidup, komponen fisik, atau benda mati. Dengan kata lain, komponen abiotik adalah komponen di dalam ekosistem yang menjadi tempat keberlangsungan hidup.

Komponen abiotik sendiri terbagi menjadi beberapa macam, di antaranya:

  • Iklim: Faktor iklim sebagai komponen abiotik seperti suhu, curah hujan, kelembaban, dan pola angin, memengaruhi jenis organisme yang dapat hidup dalam suatu ekosistem.

  • Tanah: Faktor tanah dapat berupa tekstur, kandungan nutrisi, dan keasaman yang memengaruhi kemampuan tumbuhan untuk tumbuh dan berkembang di suatu wilayah.

  • Air: Ketersediaan dan kualitas air memengaruhi keberadaan organisme hidup di ekosistem.

  • Faktor Geografis: Faktor-faktor geografis, seperti bentuk lahan, topografi, dan elevasi yang memengaruhi pola aliran air, suhu, dan kondisi habitat di suatu tempat.

  • Faktor Ketinggian: Perubahan ketinggian dapat mengakibatkan perubahan suhu, tekanan atmosfer, dan komposisi udara yang memengaruhi organisme yang hidup di tempat tersebut.

Baca Juga: Mengenal Komponen Biotik dalam Sebuah Ekosistem Lingkungan

Itulah penjelasan tentang pertanyaan jelaskan komponen hidup dalam ekosistem. Adanya keduanya membuat lingkungan yang mendukung kelangsungan hidup.(MZM)