Kondisi Geologi Australia serta Kondisi Iklimnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dilihat dari kondisi geologi Australia, negara Kangguru ini berada di barisan pegunungan great dividing range. Artinya, Australia berada di pegunungan yang memanjang di daerah Tanjung York sampai pulau Tasmania.
Meski termasuk dalam benua terkecil di dunia, Australia menjadi negara yang banyak dikunjungi orang mancanegara. Banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Selain itu, kondisi geologi di Australia juga memberikan dampak pada kondisi iklim dan alamnya.
Kondisi Geologi Australia
Dikutip dari buku Pengantar Australia, Gilad James, PhD (2022: 1), Australia adalah negara benua di Belahan Bumi Selatan. Benua ini terletak di antara Pasifik Selatan dan Samudra Hindia.
Kondisi geologi Australia ini merupakan rangkaian pegunungan great dividing range. Artinya, berada di kawasan Pegunungan Alpen dan New England Rang dan puncak tertingginya adalah Gunung Kosciusco.
Pada bagian barat, kondisi geologis Australia memiliki dataran yang dikenal dengan sebutan perisai Australia. Namun, kebanyakan wilayah Tengah dan barat Australia terdiri dari gurun pasir, yaitu gurun Victoria dan gurun Gibson.
Sedangkan di daerah barisan Pegunungan Plato Barat dan pegunungan timur Australia terdiri dari lembah dan dataran rendah, serta rangkaian batu karang. Batas-batas wilayah Australia, yaitu sebagai berikut.
Utara berbatasan langsung dengan laut Timur, Selat Flores, Indonesia, Laut Arafuru, dan Papua Nugini
Selatan Australia berbatasan langsung dengan samudra Hindia
Timur Australia berbatasan langsung dengan Samudra Pasifik, laut Koral, dan laut Tasman
Barat Australia berbatasan langsung dengan samudra Hindia
Iklim di Australia
Australia merupakan negara yang memiliki banyak iklim yang berlainan. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu garis lintang, arus samudera, jarak dengan pantai, keadaan suhu dan angin, dan bentang alam.
Jika dilihat dari garis lintang, Australia membentangi tiga kawasan garis lintang yang luas, yaitu:
kawasan tropis (11°LS - 23° 30'LS)
kawasan subtropis (23° 30' - 35oLS)
kawasan beriklim sedang (35°- 44°LS)
1. Iklim Lembah-Kering Tropis
Daerah tropika di Australia beriklim monsun. Daerah tersebut mempunyai musim kering dan lembap dengan arah angin yang berbalik secara musiman. Curah hujan tahunan rata-rata paling sedikit adalah 1000-1500 mm.
2. Iklim Setengah Gersang Tropis
Kawasan ini terletak di pedalaman. Suhunya berkisar antara hangat sampai panas sepanjang tahun, yakni antara 21oC dan 27oC. Suhu yang tinggi menyebabkan tingginya tingkat penguapan. Curah hujannya rendah, yakni antara 250 dan 500 mm.
3. Iklim Lembah Subtropis
Kawasan beriklim subtropis ini terletak di antara Garis Balik dan 35oLS, yakni di antara dataran tinggi dan pantai di Australia bagian timur.
4. Iklim Sedang
Terdapat dua jenis iklim sedang di Australia, yakni iklim yang ada di daerah pantai Australia, termasuk di Tasmania, dan iklim di Australia sebelah barat daya dan sebelah selatan.
5. Iklim Sedang dan Lembap
Iklim ini dijumpai di Australia sebelah timur di antara dataran tinggi dan pantai. Di sini hujan turun sepanjang tahun dengan rata-rata antara 500 dan 1000 mm. Lebih banyak hujan turun di dataran tinggi daripada di pantai.
6. Iklim sedang yang Lembab dan Kering
Iklim ini terdapat di dua daerah di Australia barat daya di sekitar kota Perth dan di Australia Selatan dekat kota Adelaide. Suhu rata-rata tahunan berkisar antara 16°C dan 21°C. Curah hujan tahunan adalah antara 250 dan 500 mm.
Baca Juga: Mengenal Kondisi Geologis Indonesia dan Pengaruhnya
Itulah kondisi geologi Australia dan kondisi iklim lengkapnya. Kondisi geologi di Australia ini dapat dipengaruhi beberapa faktor, seperti garis lintang, arus samudera, dan lain sebagainya. (Umi)
