Konten dari Pengguna

Konjungsi Kronologis: Pengertian, Jenis, dan Contoh Kalimatnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Konjungsi Kronologis. Sumber: Unsplash/Finn Mund
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Konjungsi Kronologis. Sumber: Unsplash/Finn Mund

Konjungsi kronologis adalah sebuah kata yang digunakan sebagai penghubung. Konjungsi sering digunakan dalam sebuah teks untuk menghubungkan antarkata, antarfrasa, antarklausa, atau antarkalimat.

Penggunaan konjungsi yang tepat akan berpengaruh terhadap ketegasan informasi. Berikut merupakan penjelasan kalimat konjungsi dalam pelajaran bahasa Indonesia, meliputi pengertian, jenis, dan contoh kalimatnya.

Konjungsi Kronologis, Pengertian dan Jenisnya

Ilustrasi Konjungsi Kronologis. Sumber: Unsplash/Brett Jordan

Kata hubung kronologis umumnya mengandung kata yang menjelaskan urutan peristiwa. Mulai dari keterangan waktu, tempat, sebab, hingga akibat. Untuk lebih jelasnya, berikut pegertian dan jenis-jenis konjungsi kronologis.

1. Pengertian Konjungsi Kronologis

Dikutip dari buku Sastra Indonesia Untuk Siswa Madrasah Aliyah (MA), Cikawati • 2020: 7), konjungsi kronologis merupakan konjungsi yang menunjukkan urutan terjadinya sebuah peristiwa.

Konjungsi kronologis biasanya disebut dengan konjungsi temporal. Contoh konjungsi kronologis yang umum ditemui dalam teks bahasa Indonesia adalah lalu, setelah itu, kemudian, pada akhirnya, dan masih banyak lagi.

2. Jenis Konjungsi Kronologis

Sama halnya dengan konjungsi atau kata hubung lainnya, konjungsi kronologis ini juga memiliki beberapa jenis, diantaranya:

  • Konjungsi Kronologis Sederajat

Konjungsi kronologis jenis ini bersifat setara atau sederajat. Maksudnya, penempatannya tidak boleh berada di bagian awal maupun akhir kalimat, melainkan harus berada di bagian tengah kalimat.

Berikut ini beberapa konjungsi kronologis sederajat yang umum ditemukan di kalimat: sebelumnya, selanjutnya, lalu, kemudian, sesudahnya.

  • Konjungsi Kronologis Tidak Sederajat

Jenis konjungsi kronologis yang kedua adalah yang tidak sederajat. Konjungsi kronologis jenis ini dapat digunakan untuk menghubungkan kalimat majemuk.

Dalam penggunaannya, dapat diletakkan di bagian awal, tengah, maupun akhir kalimat. Berikut ini adalah beberapa konjungsi kronologis tidak sederajat: ketika, sejak, demi, hingga, sementara, apabila, sambil, saat, dan manakala.

Contoh Kalimat Konjungsi Kronologis

Ilustrasi Konjungsi Kronologis. Sumber: Unsplash/Noémi Macavei-Katócz

Setelah memahami mengenai pengertian dan jenis konjungsi kronologis, berikut ini beberapa contoh kalimat yang menggunakan konjungsi kronologis dan bisa dijadikan referensi.

  1. Pertama, bantu Ibu memasak terlebih dahulu di dapur, kemudian baru dapat bermain bersama teman-teman.

  2. Wendy akan pulang sebelum matahari terbenam, sesuai dengan nasihat Ayahnya.

  3. Obat batuk itu dapat diminum setelah makan pagi.

  4. Biasanya, Ibu Vernon akan pergi ke pasar setelah melaksanakan salat subuh.

  5. Hari ini, Ida menoleh kepadaku, lalu dia tersenyum juga padaku.

  6. Kamu harus bergegas pergi ke sekolah sebelum terlambat, atau nanti pak satpam akan menghukummu.

  7. Anak-anak yang bermain bola sepanjang hari di lapangan itu, akhirnya kembali ke rumah setelah senja datang.

  8. Mula-mula, bersihkan ayam potong dengan air mengalir.

  9. Aku pergi ke konser pukul 7 malam, kemudian langsung bergegas menuju terminal untuk pulang.

  10. Kakak tengah bermain di halaman rumah, kemudian tiba-tiba menangis karena tersandung batu.

  11. Aku membeli baju baru, lalu mencucinya supaya bersih.

  12. Mula-mula, didihkan air di atas panci dengan api sedang.

  13. Kiara memasukkan tepung ke dalam adonannya kemudian mengaduknya hingga tercampur rata.

  14. Setelah itu, masukkan adonan roti ke dalam mesin pemanggang.

  15. Ani memasak ikan goreng, lalu membaginya ke tetangga samping rumah.

Baca Juga: Fungsi Konjungsi Penyebab beserta Contoh Penggunaannya dalam Penulisan

Dengan mengetahui konjungsi kronologis, kini membuat teks maupun kalimat dalam bahasa Indonesia menjadi lebih mudah. Semoga bermanfaat. (glg)