Konservasi: Pengertian, Jenis, dan Contohnya di Alam

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Konservasi adalah kegiatan yang penting dilakukan untuk melestarikan lingkungan. Mengingat, tingkat kerusakan alam semakin bertambah di berbagai wilayah. Oleh karena itu, manusia seharusnya tidak hanya memanfaatkan alam, tetapi juga melestarikannya.
Ada berbagai upaya yang perlu dilakukan untuk mencegah kelangkaan dan kepunahan alam. Hal ini bisa dilakukan dengan menerapkan konservasi di sejumlah wilayah yang membutuhkannya.
Pengertian Konservasi
Mengutip buku Konservasi Sumber Daya Hutan dan Lahan oleh Djoko Marsono, dkk (2015), konservasi adalah upaya mengelola sumber daya alam dengan memanfaatkannnya secara bijak. Konservasi juga termasuk kegiatan manajemen antara kehidupan manusia dengan sumber daya alam agar tercipta kesinambungan.
Kegiatan ini bisa diwujudkan dengan pengelolaan biosfer secara bebas dan aktif agar kelangsungan hidup keragaman spesies tetap terjaga. Selain itu, hal ini juga dapat memelihara fungsi ekosistem di alam.
Jenis-jenis Konservasi
Konservasi dibedakan menjadi dua jenis, yakni pelestarian in situ dan ex situ. Pelestarian ini dilakukan untuk menjaga keragaman flora dan fauna.
Pelestarian in situ merupakan proses konservasi flora dan fauna yang dilakukan di ekosistem aslinya. Pelestarian ini diimplementasikan oleh stakeholder untuk melindungi populasi maupun komunitas alami.
Adapun pelestarian ex situ merupakan proses konservasi flora dan fauna yang diterapkan di luar habitat atau ekosistem aslinya. Cara ini dilakukan dengan mengambil flora dan fauna untuk dipelihara di lokasi tertentu. Pastinya, tempat konservasi tersebut harus terjamin keamanannya dan kualitas ekologinya.
Contoh Kegiatan Konservasi
Berikut adalah contoh kegiatan konservasi yang memiliki metode dan penerapan masing-masing:
Cagar Alam: kegiatan konservasi yang dilakukan di habitat asli flora dan fauna
Taman nasional: kawasan yang masih memiliki ekosistem asli dan berguna untuk lokasi pengawetan alam.
Suaka Margasatwa: wilayah konservasi yang memiliki keunikan yang khas dan menjadi habitat satwa liar atau spesies yang dilindungi.
Taman laut merupakan wilayah konservasi yang bertujuan untuk perlindungan dan perbaikan ekosistem laut, terutama pada terumbu karang yang rusak.
Kebun raya: bentuk konservasi yang menerapkan metode ex-situ untuk melindungi dan melestarikan keanekaragaman alam.
Baca juga: 5 Cara Konservasi untuk Menjaga Kelestarian Hutan
Konservasi adalah kegiatan yang tidak hanya perlu dilakukan oleh pemerintah, melainkan juga masyarakat umum. Diperlukan sinergi yang nyata dari berbagai pihak untuk menjaga kelestarian lingkungan agar tidak rusak atau punah. (DLA)
