Konten dari Pengguna

Konsumerisme: Pengertian, Ciri, dan Dampak Negatif bagi Kehidupan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi untuk Apa yang Dimaksud dengan Konsumerisme. Sumber: Unsplash/Jacek Dylag
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi untuk Apa yang Dimaksud dengan Konsumerisme. Sumber: Unsplash/Jacek Dylag

Setiap manusia menjalankan kehidupan dengan menganut gaya hidup yang berbeda-beda. Sayangnya, tidak semua gaya hidup bagus untuk dilakukan, misalnya konsumerisme. Apa yang dimaksud dengan konsumerisme?

Secara singkat, konsumerisme adalah gaya hidup yang konsumtif. Tentunya, gaya hidup ini akan berdampak negatif pada kehidupan apabila dijalankan dalam jangka waktu lama.

Apa yang Dimaksud dengan Konsumerisme?

ilustrasi untuk Apa yang Dimaksud dengan Konsumerisme. Sumber: Unsplash/Freestocks

Apa yang dimaksud dengan konsumerisme? Mengutip dari Bebas Dari Konsumerisme, Santoso (2021:4), konsumerisme menghubungkan hidup dengan nilai-nilai kebendaan atau kepemilikan. Berikut pengertian konsumerisme menurut beberapa ahli.

  • Raymond J. de Souza: Konsumerisme adalah cara hidup yang membuat barang-barang menjadi keinginan hati manusia, yaitu membuat benda tersebut menjadi sumber identitas dan tujuan yang akan dicapai dalam hidup.

  • Richard John Neuhaus: Konsumerisme adalah menghabiskan hidup karena benda-benda yang dikonsumsi.

Jadi, konsumerisme merupakan gaya hidup atau ideologi suatu kelompok yang menjalankan proses konsumsi dan menggunakan barang secara berlebihan. Konsumerisme juga bisa dikatakan sebagai pemborosan.

Ciri-Ciri dan Dampak Negatif Konsumerisme bagi Kehidupan

ilustrasi untuk Apa yang Dimaksud dengan Konsumerisme. Sumber: Unsplash/Kristina Petrick

Gaya hidup konsumerisme muncul sebagai akibat dari modernisasi dan globalisasi. Informasi yang semakin mudah didapat jika tidak dimanfaatkan dengan bijaksana akan menjerumuskan orang untuk mengikuti tren yang kurang baik.

Ciri-Ciri Konsumerisme

Konsumerisme memiliki beberapa ciri-ciri yang bisa dengan mudah dikenali sebagai berikut:

  • Memiliki perasaan bangga karena mempunyai barang untuk dipamerkan ke orang lain.

  • Orang dengan sikap ini biasanya ingin tampil lebih menarik di depan umum serta menjadi pusat perhatian.

  • Ingin memiliki barang yang berbeda dengan orang lainnya.

  • Meniru gaya hidup orang terkenal, misalnya selebriti, dan dijadikan sebagai pedoman.

Dampak Negatif Konsumerisme

Konsumerisme adalah gaya hidup yang tidak patut dilakukan. Gaya hidup ini bahkan bisa berdampak buruk pada kehidupan. Berikut beberapa dampak negatifnya.

  • Bisa memicu tekanan sosial.

  • Konsumerisme menyebabkan seseorang menjadi boros.

  • Tidak bisa mengatur pengeluaran dan pemasukan.

  • Meningkatkan angka kemiskinan di masyarakat.

  • Mengubah perilaku seseorang, misalnya menjadi bersifat ambisius dan memiliki rasa ketidakpuasan atas apa yang dimiliki saat ini.

  • Menimbulkan ketimpangan kelas sosial.

  • Munculnya gaya hidup mewah.

  • Membuat seseorang malas bekerja namun berperilaku konsumtif.

  • Hilangnya keinginan untuk maju.

Baca juga: Hedonisme: Pengertian, Contoh Gaya Hidup, dan Cara Mengatasinya

Apa yang dimaksud dengan konsumerisme? Pengertian konsumerisme adalah gaya hidup atau pandangan yang menganggap benda atau materi sebagai tujuan utama dalam hidup. (KRIS)