Kronologi Kisah Sejarah Pahlawan Revolusi dalam Peristiwa G30S PKI 1965

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peristiwa G30S PKI yang terjadi pada tanggal 30 September 1965 adalah salah satu peristiwa terbesar yang terjadi sepanjang sejarah Indonesia. Peristiwa ini bermula ketika Komandan Batalyon I Resimen Tjakrabirawa Untung Samsuri yang memerintahkan pasukan dari Resimen Tjakrabirawa untuk menculik sejumlah petinggi Angkatan Darat yang kini dikenal sebagai pahlawan revolusi.
Menariknya lagi, G30S PKI juga menjadi titik awal jatuhnya rezim kekuasan Presiden Soekarno yang akhirnya digantikan oleh Jenderal Soeharto. Pada peristiwa ini, terdapat enam perwira tinggi dan satu perwira menengah dari TNI Angkatan Darat beserta beberapa orang lain yang dibunuh dalam upaya kudeta.
Kronologi Sejarah Pahlawan Revolusi dalam Peristiwa G30S PKI 1965
Dalam buku Kegagalan Kudeta G30S PKI: Berdamai dengan Sejarah karya M. Fuad Nasar (2017) disebutkan bahwa G30S adalah gerakan yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno dan mengubah Indonesia supaya menjadi negara komunis. Gerakan yang dipimpin oleh DN Aidit ini sejak awal memang mengincar perwira tinggi TNI AD Indonesia.
Adapun perwira tinggi yang menjadi korban dalam peristiwa G30S PKI 1965 antara lain adalah Letnal Jenderal Anumerta Ahmad Yani, Mayor Jenderal Raden Soeprapto, Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Haryono, Mayor Jenderal Siswondo Parman, Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan, dan Brigadir Jenderal Sutoyo Siswodiharjo. Sedangkan target utama gerakan G30S PKI, yaitu AH. Nasution berhasil meloloskan diri. Sayang, putrinya yang bernama Ade Irma Nasution tewas tertembang serta ajudan pribadinya diculik dan ditembak di Lubang Buaya.
Atas peristiwa tersebut, keenam jenderal dan ajudan AH. Nasution yang bernama Lettu Pierre Tendean ditetapkan sebagai pahlawan revolusi sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009. Pasca peristiwa tersebut, rakyat Indonesia menuntut Presiden Soekarno untuk membubarkan PKI. Hal inilah yang membuat Presiden Soekarno memerintahkan Mayor Jenderal Soeharto untuk membersihkan semua unsur pemerintahan dari pengaruh PKI.
Itulah penjalasan singkat mengenai kronologi peristiwa G30S PKI 1965 yang terjadi di Indonesia dan berhasil memengaruhi tatanan pemerintahan negeri ini. Semoga bermanfaat untuk Anda. (Anne)
