Konten dari Pengguna

Kuat Lemahnya Bunyi Dibatasi oleh Garis Birama, Apa Maksudnya?

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://pixabay.com/id/users/broesis-5213623/ - kuat lemahnya bunyi dibatasi oleh
zoom-in-whitePerbesar
https://pixabay.com/id/users/broesis-5213623/ - kuat lemahnya bunyi dibatasi oleh

Kuat lemahnya bunyi dibatasi oleh garis birama. Mungkin Anda sudah tahu mengenai hal tersebut. Namun apa sebenarnya yang dimaksud dengan garis birama? Lalu bagaimana caranya garis birama tersebut bisa memengaruhi kuat lemahnya bunyi?

Baca Juga: Pengertian Birama 4/4 Beserta Fungsinya dalam Musik

Kuat Lemahnya Bunyi Dibatasi oleh Garis Birama

Dalam musik, kuat lemahnya bunyi dibatasi oleh garis birama.

Mengutip dari buku Konsep Dasar Seni Musik, Andika Ahmad, Guepedia, yang dimaksud birama adalah suatu tanda yang memiliki fungsi untuk menentukan jumlah hitungan dan nilai di setiap ketukan musik. Secara singkat, birama diartikan sebagai ketukan yang menandakan pergantian melodi saat musik dimainkan.

https://pixabay.com/id/users/ri_ya-12911237/

Secara etimologi, birama dikenal dengan sebutan ketukan-ketukan. Sedangkan secara terminologi, birama bisa didefiniskan sebagai ketukan yang datang secara berulang-ulang dalam waktu yang sama pada musik, dengan penulisan dibatasi garis-garis vertikal.

Masing-masing ruas birama tersebut ditandai oleh batas-batas vertikal yang disebut garis birama. Garis birama bisa ditemukan dalam tangga nada diatonis, namun sangat jarang bisa ditemukan pada tangga nada pentatonis. Sebuah lagu pendek biasanya terdiri atas 8 atau 16 birama, sedangkan lagu standar terdiri atas 32 birama.

Setiap birama umumnya terdiri dari tekanan suara teratur, yakni:

  • Arsis (birama ringan)

  • Aksen (birama kuat)

Tanda birama umumnya diletakkan di awal lagu dan berisi 2 angka, yaitu atas dan bawah. Angka birama atas digunakan untuk menyatakan jumlah ketukan di setiap ruas birama.

Sedangkan, angka birama bawah berfungsi untuk menyatakan satuan nilai not sebagai patokan tempo. Contohnya, tanda birama 4/4 berarti di dalam 1 birama ada 4 not 1/4.

Unsur-Unsur Birama

Beberapa unsur yang ada di dalam birama, antara lain adalah:

  • Unsur waktu yang ditandai dengan nilai hitungan

  • Unsur jalinan bunyi bertekanan berat dan ringan

  • Ruang kosong tanpa bunyi namun tetap dihitung dalam waktu hitungan (ketuk/pulsa)

Lantaran berupa ketukan yang memiliki aturannya sendiri, birama menjadi alasan adanya perbedaan bunyi, baik kuat maupun lemah. Itulah sebabnya dikatakan bahwa kuat lemahnya bunyi dibatasi oleh garis birama sebagai batas vertikal yang menandai ruas birama. (DNR)