Kumpulan Contoh Soal Jangka Sorong Lengkap dengan Rumusnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh soal jangka sorong menjadi materi yang dapat digunakan siswa sebagai bahan belajar. Dengan mempelajari contoh soal jangka sorong, siswa dapat mengenal bagaimana cara mengukur dengan menggunakan jangka sorong.
Tak hanya itu, siswa juga dapat dengan mudah mengenali skala dan cara menghitung ukuran dengan menggunakan jangka sorong dengan cara yang tepat.
Contoh Soal Jangka Sorong Lengkap dengan Pembahasannya
Dikutip dari buku berjudul Fisika Interaktif untuk SMA/MA Kelas X, Pristiadi Utomo (2007), jangka sorong adalah alat ukur yang mempunyai ketelitian lebih tinggi dibandingkan mistar atau penggaris. Ketelitian jangka sorong dapat mencapai 0,1 mm atau 0,01 cm.
Jangka sorong tidak seperti alat ukur pada umumnya. Maka dari itu perlu dipahami terlebih dahulu bagaimana cara membaca jangka sorong yang tepat.
Untuk memudahkan siswa dalam menggunakan dan mengukur benda dengan jangka sorong, berikut ini adalah kumpulan contoh soal jangka sorong lengkap dengan rumus beserta pembahasannya.
1. Sebuah balok kayu memiliki ketebalan yang diukur dengan menggunakan jangka sorong. Hasil pengukuran menunjukkan informasi berikut ini:
Skala utama = 5,1 cm
Skala vernier= 5 x 0,01 = 0,05 cm
Berdasarkan data tersebut, berapakah tebal balok kayu tersebut?
Jawaban: tebal balok kayu = 5,1 cm + 0,05 cm = 5,15 cm
Jadi, tebal balok kayu tersebut adalah 5,15 cm.
2. Sania memiliki sebuah kotak perhiasan berbentuk balok dengan volume sebesar 656,25cm3. Sania mengukur lebar kotak perhiasan miliknya dengan menggunakan jangka sorong. Kemudian hasil pengukuran menunjukkan informasi sebagai berikut.
Skala utama = 8,1 cm
Skala vernier = 6,5 x 0,01 = 0,65 cm
Jika tinggi kotak perhiasan Sania adalah 5 cm, maka berapa panjang kotak perhiasan tersebut?
Jawaban:
Lebar kotak perhiasan = 8,1cm + 0,65cm = 8,75cm
Volume = panjang × lebar × tinggi
656,25cm3 = panjang × 8,75 cm × 5cm
656,25cm3 = panjang × 43,75 cm2
Panjang = 656,25 cm3 ÷ 43,75 cm2
Panjang = 15 cm
Jadi, panjang kotak perhiasan milik Sania adalah 15 cm.
3. Naufal baru saja membeli pipa untuk keperluan rumah tangga. Sebelum menggunakannya, Naufal mengukur pipa diameter pipa yang dibelinya menggunakan jangka sorong. Hasil pengukuran pipa dengan jangka sorong menunjukkan informasi sebagai berikut.
Skala utama = 4,1cm
Skala vernier= 3 x 0,01 = 0,03cm
Berdasarkan hasil pengukuran tersebut, berapakah panjang diameter pipa yang dibeli Naufal?
Jawaban: Diameter Pipa= 4,1 cm + 0,03 cm = 4,13cm
Jadi, panjang diameter pipa tersebut adalah 4,13cm.
Baca juga: Cara Menggunakan Jangka Sorong dan Jenisnya
Kumpulan contoh soal jangka sorong yang disajikan lengkap dengan rumus dan pembahasannya dapat digunakan sebagai materi tambahan belajar bagi siswa. Dengan begitu, siswa dapat memahami cara mengukur dengan menggunakan jangka sorong. (DAP)
